Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

NASIONAL · 29 Apr 2026 18:46 WIB

Pasca Tragedi Bekasi, Pemerintah Perkuat Sistem Perlintasan Kereta


 Pasca Tragedi Bekasi, Pemerintah Perkuat Sistem Perlintasan Kereta Perbesar

Ricek.ID – Menyusul kecelakaan yang terjadi di Kota Bekasi, Jawa Barat pada Senin (27/4/2026), Presiden RI Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan segera melakukan investigasi menyeluruh serta mempercepat perbaikan sistem keselamatan perlintasan kereta api.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden usai menjenguk korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Bekasi pada Selasa (28/4/2026).

“Saya datang ke rumah sakit di Bekasi. Kita semua prihatin dan kaget dengan kecelakaan yang terjadi. Saya menyampaikan belasungkawa atas nama pribadi dan pemerintah. Kita akan segera melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian ini,” ujarnya.

Prabowo menyoroti masih banyaknya perlintasan kereta api yang belum dilengkapi sistem pengamanan memadai, karena itu pemerintah berkomitmen melakukan penataan secara menyeluruh guna meningkatkan keselamatan.

“Secara umum, masih banyak perlintasan kereta api yang belum dijaga dengan baik. Ini akan segera kita atasi,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Prabowo menyetujui pembangunan flyover di wilayah Bekasi untuk mengurangi risiko kecelakaan, mengingat tingginya kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

“Pemerintah daerah Bekasi telah mengusulkan pembangunan flyover karena kepadatan lalu lintas yang tinggi. Saya sudah menyetujui pembangunan tersebut dan akan segera direalisasikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan terdapat sekitar 1.800 titik perlintasan serupa di Pulau Jawa yang memerlukan penanganan.

Pemerintah telah menginstruksikan percepatan perbaikan melalui berbagai skema, termasuk pembangunan flyover maupun peningkatan sistem pengamanan di lokasi perlintasan.

“Kita akan segera menyelesaikan persoalan ini. Saya sudah perintahkan agar seluruh perlintasan diperbaiki, baik melalui pembangunan pos jaga maupun flyover,” lanjutnya.

Terkait kondisi korban, Presiden menyampaikan sebagian besar telah mendapatkan penanganan medis yang baik, bahkan sejumlah korban sudah diperbolehkan pulang.

“Sebagian sudah kembali ke rumah, dan seluruhnya telah ditangani dengan baik,” ujarnya.

Prabowo juga memastikan pemerintah akan memberikan kompensasi kepada para korban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Semua akan mendapatkan kompensasi,” tutupnya.

Sumber : BPMI Setpres

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Penanganan Kasus Karhutla, Bareskrim Polri Tetapkan 245 Tersangka Perorangan & 20 Korporasi

1 November 2026 - 19:48 WIB

Kemnaker Terbitkan Permenaker BSU 2026, Ini Syarat Penerima & Besaran Bantuan Rp900 Ribu

1 November 2026 - 19:46 WIB

Kemenhub Periksa Kelaiklautan 2.140 Kapal Menjelang Nataru 2026/2027

1 November 2026 - 19:44 WIB

Tetapkan Dua Korporasi Tersangka Karhutla, Kemenhut Tegaskan Penegakan Hukum tak Pandang Bulu

1 November 2026 - 19:42 WIB

Konsolidasi Nasional K-Gibran di Solo, Delegasi Kalsel Hadir dengan 14 Pengurus

31 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Targetkan Internet 100 Mbps Bisa Dinikmati Masyarakat dengan Biaya di Bawah Rp200 Ribu

31 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Trending di NASIONAL