Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

DAERAH · 11 Jun 2026 19:32 WIB

Pembangunan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Selesai, PUPR Kalsel Percepat Penataan Lanskap


 Pembangunan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Selesai, PUPR Kalsel Percepat Penataan Lanskap Perbesar

Ricek.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan (PUPR Kalsel) pastikan pembangunan fisik Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari secara umum telah selesai. Saat ini, pekerjaan yang masih berlangsung berfokus pada penataan kawasan lanskap dan beberapa ruang pendukung yang masih menunggu arahan pemanfaatan dari pengelola.

Kepala Dinas PUPR Kalsel melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Ryan Tirta Nugraha, pada Kamis (11/6/2026) menjelaskan pembangunan masjid telah dilakukan secara bertahap sejak tahun 2023.

“Pekerjaan pembangunan bangunan utama masjid telah dilaksanakan pada tahun 2023 hingga 2024. Selanjutnya pembangunan sayap kanan, sayap kiri, dan plaza dilaksanakan pada tahun 2025. Untuk pekerjaan lanskap tahap pertama sudah dilakukan pada 2024 dan dilanjutkan kembali pada tahun 2026,” ujarnya.

Ryan menyampaikan seluruh pekerjaan bangunan utama masjid telah selesai dikerjakan. Namun, masih terdapat beberapa area pada bagian bawah bangunan yang belum difungsikan karena menunggu keputusan dan kebutuhan dari pihak pengguna atau pengelola masjid.

“Untuk bangunan gedung masjid secara khusus sudah selesai. Ada beberapa ruang yang saat ini belum dimanfaatkan karena masih menunggu arahan terkait penggunaannya ke depan,” jelasnya.

Terkait rencana pelaksanaan Hari Jadi Provinsi Kalsel, Ryan mengungkapkan berdasarkan arahan sementara dari pimpinan, kegiatan inti peringatan Hari Jadi Kalsel direncanakan dipusatkan di kawasan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.

Menurutnya, pelaksanaan peringatan tahun ini akan dikemas secara lebih sederhana dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian saat ini.

“Kita ingin lebih mengkhususkan peringatan Hari Jadi Kalsel sebagai momentum refleksi dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jadi tidak harus dilaksanakan secara meriah, meskipun agenda pendukung seperti Kalsel Expo dan kegiatan lainnya tetap memungkinkan untuk dilaksanakan,” katanya.

Sementara itu, pekerjaan lanskap yang saat ini masih berjalan ditargetkan sudah dapat dimanfaatkan saat rangkaian Hari Jadi Kalsel berlangsung.

“Pekerjaan lanskap masih berjalan dan progresnya saat ini sudah mencapai sekitar 30 persen. Secara visual sudah mulai terlihat hasilnya dan diharapkan dapat digunakan saat pelaksanaan Hari Jadi,” tambah Ryan.

Pekerjaan lanskap meliputi pembangunan taman, drainase, area vegetasi, serta penataan lingkungan kawasan masjid. Selain tanaman peneduh, Dinas PUPR Kalsel juga menyiapkan berbagai tanaman buah sebagai bagian dari konsep ruang terbuka hijau yang ramah lingkungan.

“Kami tidak hanya menanam tanaman pelindung, tetapi juga tanaman buah. Harapannya dapat menciptakan lingkungan yang lebih asri sekaligus menarik kehadiran burung dan satwa kecil lainnya,” ujarnya.

Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dirancang sebagai salah satu ikon religi di Kalsel dengan kapasitas mencapai 3.288 jamaah.

Tahapan Pembangunan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Pembangunan bangunan utama masjid (2023–2024). Pembangunan bangunan penunjang sayap kanan (2025). Pembangunan bangunan penunjang sayap kiri (2025). Pembangunan plaza (2025). Pekerjaan lanskap meliputi kolam, titian, minaret, area parkir, taman/vegetasi, dan Penerangan Jalan Umum (PJU) (tahap pertama 2024 dan lanjutan 2026). Pekerjaan lantai dasar bangunan penunjang sayap kiri dan sayap kanan.

Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, kawasan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan budaya masyarakat Kalsel sekaligus memperkuat identitas daerah sebagai kawasan yang religius dan nyaman bagi masyarakat.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gaspol Tangani Dampak Karhutla, Dinkes Banjarbaru Perkuat Posko hingga Fasilitas Medis

6 November 2026 - 17:54 WIB

Pemko Banjarbaru Lantik Pengurus Dewan Kesenian, Siap Jadi Ujung Tombak Pelestarian Budaya

6 November 2026 - 17:51 WIB

Apresiasi Relawan Karhutla, Wali Kota Banjarbaru Salurkan Bantuan Presiden Rp15 Miliar

6 November 2026 - 17:49 WIB

Empat Kelurahan di Banjarbaru Terima Rp200 Juta, Infrastruktur Jadi Prioritas

6 November 2026 - 07:24 WIB

DKP3 Kota Banjarbaru Bekali Poklahsar Teknik Olahan Ikan Bernilai Tinggi

5 November 2026 - 18:16 WIB

Wali Kota Erna Lisa Halaby Serahkan Bantuan Pendidikan Tahap Kedua di Banjarbaru

5 November 2026 - 17:36 WIB

Trending di ADVERTORIAL