Menu

Mode Gelap
Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

Kab. Banjar · 8 Mei 2025 22:05 WIB

Pemkab Banjar Gelar Rakoor Stunting Sekaligus Luncurkan Program Genting


 Rakor Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) sekaligus meluncurkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Hotel Grand Qin, Banjarbaru, Kamis (8/5/2025) pagi. foto-RSB Perbesar

Rakor Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) sekaligus meluncurkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Hotel Grand Qin, Banjarbaru, Kamis (8/5/2025) pagi. foto-RSB

Riceknews.Id – Angka stunting di Kabupaten Banjar tercatat 24,6% berdasarkan data Gerakan Intervensi Serentak (Gertak) per Juli 2024. Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, menekankan perlunya sinergi dan komunikasi yang kuat antar pihak, terutama dalam Tim Pencegahan Percepatan Penurunan Stunting (TP3S).

Hal ini disampaikan Habib Idrus saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) sekaligus meluncurkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Hotel Grand Qin, Banjarbaru, Kamis (8/5/2025) pagi.

Habib Idrus menjelaskan, program Genting merupakan inisiatif kolaboratif dan aksi nyata yang melibatkan berbagai elemen bangsa berlandaskan gotong royong.

“Kegiatan ini melibatkan lintas sektor mulai dari pemerintah pusat hingga daerah, BUMN, BUMD, dan pihak swasta. Diharapkan gerakan ini mampu menekan angka prevalensi stunting,” ujarnya.

Dahlia dari Tim Kerja Genting Kalimantan Selatan (Kalsel) menerangkan, peluncuran Genting di Kabupaten Banjar merupakan pengembangan dari program sebelumnya, yaitu bapak asuh anak stunting. Program Genting memperluas partisipasi pihak yang dapat memberikan bantuan.

“Bantuan tidak hanya berasal dari bapak asuh, tetapi juga dari individu, perusahaan, pemerintah, mitra kerja, dan media,” jelas Dahlia.

Sementara itu, Kepala Bidang Keluarga Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Salinah, menambahkan bahwa penanganan stunting melalui Genting diwujudkan dalam bentuk penyerahan bantuan kepada 100 anak berusia di bawah dua tahun (baduta) dari Keluarga Risiko Stunting (KRS).

“Bantuan disalurkan kepada 19 anak di Kecamatan Martapura Timur dan 81 anak di Kecamatan Martapura. Bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara Polda Kalsel, BKKBN Kalsel, dan Dinsos P3AP2KB Banjar,” ungkap Salinah.

Salinah juga merinci bantuan lain yang diterima, seperti sanitasi berupa pembuatan jamban dari RSUD Ulin dan PT Catur Dakwah Crane Farmasi di Kecamatan Tatah Makmur. Selain itu, Kodim 1006 Banjar bekerja sama dengan BKKBN Kalsel memberikan bantuan berupa pembuatan sumur bor kepada 17 KRS di Desa Pasar Jati, Kecamatan Astambul.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Banjar secara simbolis menyerahkan bahan makanan bergizi lokal kepada keluarga sasaran.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gelar Festival B2SA, Pemkab Banjar Kampanyekan Pangan Sehat & Gemar Makan Ikan

1 September 2026 - 21:25 WIB

Pemkab & DPRD Banjar Setujui Raperda Perubahan APBD 2026

1 September 2026 - 21:22 WIB

Final Festival Mini Soccer Antar-SKPD & BUMD 2026, Disdik Banjar Raih Juara

1 September 2026 - 21:19 WIB

Wabup Banjar Hadiri Penandatanganan Pilot Project Penanganan Jembatan Non-Nasional di Kalsel

1 September 2026 - 21:18 WIB

Dijadwalkan Kunjungi Banjar, Komisi II DPR RI Akan Bagikan 40 Sertifikat MBR

1 September 2026 - 21:15 WIB

258 Keluarga Desa Pekauman Terima Bantuan Beras Bulog

1 September 2026 - 16:36 WIB

Trending di ADVERTORIAL