Menu

Mode Gelap
MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha

HEADLINE · 12 Sep 2025 17:43 WIB

Pemkab Banjar Mengkaji Masterplan Penanggulangan Banjir


 Banjir di Pengaron, Kabupaten Banjar, Rabu (12/1/2025). Foto: Bayu Pratama S/Antara Perbesar

Banjir di Pengaron, Kabupaten Banjar, Rabu (12/1/2025). Foto: Bayu Pratama S/Antara

Riceknews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) mengkaji Masterplan penanggulangan banjir. Kajian tersebut berfokus dalam mengatasi masalah di pesisir hulu.

Kepala Bappedalitbang Banjar, Nashrullah Shadiq mengatakan, saat ini kajian Masterplan itu masih dalam tahap ekspose awal.

“Jadi tim kami masih di lapangan, ekspose akhir perkiraan sampai November,” kata Nashrullah Shadiq, Jumat (12/9/2025).

Nashrullah melanjutkan, kajian mereka akan berfokus pada pengentasan masalah di bantaran sungai. Seperti kapasitas sungai yang terbatas, sedimentasi, tumpukan sampah, bangunan liar di bantaran sungai, hingga drainase buruk.

Pemkab Banjar Mengkaji Masterplan Penanggulangan Banjir
Pemkab Banjar melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) mengkaji Masterplan penanggulangan banjir. Foto: istimewa

“Namun kami akan memastikan penyebab banjir di Kabupaten Banjar ini apa. Kalau bangunan liar di bantaran sungai tidak terlalu signifikan,” lanjutnya.

Ia menambahkan, beberapa titik rawan yang masuk dalam kajian tersebut berada di Sungai Gambut, Sungai Aluh-Aluh, Sungai Martapura, Sungai Riam Kanan, dan Sungai Riam Kiwa.

“Sampai saat ini kami belum memiliki acuan atau pedoman resmi penanggulangan banjir. Masterplan ini disusun sesuai saran Balai Wilayah Sungai agar penanganan lebih terarah dan terukur,” tambahnya.

Tim penelitian ini dipimpin oleh Dosen Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat, Ulfa Fitriati. Penyusunan masterplan akan mencakup identifikasi penyebab banjir dari sisi hidrologi, tata ruang, dan infrastruktur, pemetaan wilayah rawan secara spasial, serta perumusan strategi penanggulangan baik secara struktural (pembangunan fisik) maupun non-struktural (kebijakan, edukasi, partisipasi masyarakat).

Lingkup pekerjaannya meliputi survei drone, analisis kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS), kuesioner kepada warga, analisis hidrologi dan hidraulika menggunakan perangkat lunak HEC-RAS untuk peninjauan.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

MV Hai Da Bawa 69 Korban Selamat KM Virgo Tiba di Banjarmasin

13 September 2026 - 18:43 WIB

KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 136 Masih Dicari

13 September 2026 - 17:40 WIB

KM Virgo Transport 8, 103 Orang Telah Dievakuasi dari Perairan Laut Jawa

13 September 2026 - 13:01 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, Bawa 243 Orang

13 September 2026 - 10:20 WIB

DKUMPP Banjar Diseminasi Peraturan Pengawasan & Pengendalian Sektor Industri kepada Pelaku Usaha & IKM

10 September 2026 - 20:09 WIB

Pasar Murah Hari Ke-17 di Desa Dalam Pagar Berjalan Tertib & Lancar

10 September 2026 - 20:06 WIB

Trending di ADVERTORIAL