Menu

Mode Gelap
Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban

HEADLINE · 12 Sep 2025 17:43 WIB

Pemkab Banjar Mengkaji Masterplan Penanggulangan Banjir


 Banjir di Pengaron, Kabupaten Banjar, Rabu (12/1/2025). Foto: Bayu Pratama S/Antara Perbesar

Banjir di Pengaron, Kabupaten Banjar, Rabu (12/1/2025). Foto: Bayu Pratama S/Antara

Riceknews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) mengkaji Masterplan penanggulangan banjir. Kajian tersebut berfokus dalam mengatasi masalah di pesisir hulu.

Kepala Bappedalitbang Banjar, Nashrullah Shadiq mengatakan, saat ini kajian Masterplan itu masih dalam tahap ekspose awal.

“Jadi tim kami masih di lapangan, ekspose akhir perkiraan sampai November,” kata Nashrullah Shadiq, Jumat (12/9/2025).

Nashrullah melanjutkan, kajian mereka akan berfokus pada pengentasan masalah di bantaran sungai. Seperti kapasitas sungai yang terbatas, sedimentasi, tumpukan sampah, bangunan liar di bantaran sungai, hingga drainase buruk.

Pemkab Banjar Mengkaji Masterplan Penanggulangan Banjir
Pemkab Banjar melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) mengkaji Masterplan penanggulangan banjir. Foto: istimewa

“Namun kami akan memastikan penyebab banjir di Kabupaten Banjar ini apa. Kalau bangunan liar di bantaran sungai tidak terlalu signifikan,” lanjutnya.

Ia menambahkan, beberapa titik rawan yang masuk dalam kajian tersebut berada di Sungai Gambut, Sungai Aluh-Aluh, Sungai Martapura, Sungai Riam Kanan, dan Sungai Riam Kiwa.

“Sampai saat ini kami belum memiliki acuan atau pedoman resmi penanggulangan banjir. Masterplan ini disusun sesuai saran Balai Wilayah Sungai agar penanganan lebih terarah dan terukur,” tambahnya.

Tim penelitian ini dipimpin oleh Dosen Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat, Ulfa Fitriati. Penyusunan masterplan akan mencakup identifikasi penyebab banjir dari sisi hidrologi, tata ruang, dan infrastruktur, pemetaan wilayah rawan secara spasial, serta perumusan strategi penanggulangan baik secara struktural (pembangunan fisik) maupun non-struktural (kebijakan, edukasi, partisipasi masyarakat).

Lingkup pekerjaannya meliputi survei drone, analisis kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS), kuesioner kepada warga, analisis hidrologi dan hidraulika menggunakan perangkat lunak HEC-RAS untuk peninjauan.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Pemkab Banjar Dukung Penuh Kontingen Atlet Berlaga di Popda Kalsel 2026

17 Mei 2026 - 19:19 WIB

Dukung Program Presiden, Kabupaten Banjar Siapkan 51 Lahan untuk Koperasi Merah Putih

17 Mei 2026 - 18:45 WIB

PSSI Banjar Seleksi Talenta Muda Melalui Festival Sepak Bola KU 10 & KU 12

16 Mei 2026 - 19:56 WIB

Tingkatkan Layanan Kesehatan, Posyandu Balita Desa Simpang Tiga Aktif Cegah Stunting

16 Mei 2026 - 19:50 WIB

Dengan Telemedicine KOMEN, RSUD Ratu Zalecha Pantau Anak Berisiko Stunting

16 Mei 2026 - 19:40 WIB

Andi Rustianto Silaturahmi ke Fahri Hamzah, Minta Nasihat tentang Arah Gerakan Kepemudaan

15 Mei 2026 - 18:33 WIB

Trending di HEADLINE