Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

DAERAH · 10 Jun 2026 19:40 WIB

Pemprov Kalsel Akan Pusatkan Pelaksanaan Hari Jadi ke-76 di Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari


 Pemprov Kalsel Akan Pusatkan Pelaksanaan Hari Jadi ke-76 di Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) berencana untuk mengubah konsep peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel pada 14 Agustus mendatang. Jika sebelumnya peringatan hari jadi identik dengan panggung hiburan dan pertunjukan musik, kali ini perayaan akan dipusatkan di Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang berada di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel, Jalan Dharma Praja, Banjarbaru.

Gubernur Kalsel Muhidin di Banjarbaru pada Rabu (10/6/2026) mengatakan, konsep peringatan hari jadi tahun ini akan lebih sederhana dan bernuansa religius.

“Kemungkinan kita tidak lagi melaksanakan hari jadi seperti dulu, artinya ada panggung, ada musik dan sebagainya. Ke depan, untuk hari jadi kita kemungkinan dilaksanakan di masjid. Pada tanggal 14 itu paginya kita meresmikan masjid, kemudian siangnya kita melaksanakan salat di sana sekaligus memperingati hari jadi,” ujarnya.

Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari sendiri mengambil nama dari ulama besar Kalimantan Selatan, Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau yang dikenal dengan Datu Kelampayan.

Pembangunan masjid tersebut diawali dengan peletakan batu pertama pada 7 Desember 2022 oleh Gubernur Kalsel saat itu, Sahbirin Noor. Proyek pembangunan dilaksanakan secara multiyears dengan total anggaran sekitar Rp121 miliar.

Masjid yang berdiri di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel itu memiliki bangunan utama seluas sekitar 4.000 hingga 4.650 meter persegi dan mampu menampung sekitar 3.000 jemaah.

Selain mengusung fungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan, desain Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari juga mengadopsi arsitektur khas rumah Banjar dengan bubungan tinggi. Kawasan masjid turut dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti taman dan embung yang mempercantik lingkungan sekitarnya.

Dengan rencana peresmian masjid yang bertepatan dengan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel, diharapkan momentum tersebut menjadi simbol semangat pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai religius dan kebersamaan masyarakat Banua.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gaspol Tangani Dampak Karhutla, Dinkes Banjarbaru Perkuat Posko hingga Fasilitas Medis

6 November 2026 - 17:54 WIB

Pemko Banjarbaru Lantik Pengurus Dewan Kesenian, Siap Jadi Ujung Tombak Pelestarian Budaya

6 November 2026 - 17:51 WIB

Apresiasi Relawan Karhutla, Wali Kota Banjarbaru Salurkan Bantuan Presiden Rp15 Miliar

6 November 2026 - 17:49 WIB

Empat Kelurahan di Banjarbaru Terima Rp200 Juta, Infrastruktur Jadi Prioritas

6 November 2026 - 07:24 WIB

DKP3 Kota Banjarbaru Bekali Poklahsar Teknik Olahan Ikan Bernilai Tinggi

5 November 2026 - 18:16 WIB

Wali Kota Erna Lisa Halaby Serahkan Bantuan Pendidikan Tahap Kedua di Banjarbaru

5 November 2026 - 17:36 WIB

Trending di ADVERTORIAL