Menu ✖

Mode Gelap
Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan

Pemprov Kalsel · 20 Des 2024 22:04 WIB

Pemprov Kalsel Ditargetkan Optimasi Lahan Rawa Seluas 41.829 Hektare


 Pemprov Kalsel mendapat target Optimasi Lahan Rawa seluas 41.829 Hektare. foto-MC Kalsel Perbesar

Pemprov Kalsel mendapat target Optimasi Lahan Rawa seluas 41.829 Hektare. foto-MC Kalsel

Riceknews.Id – Program optimasi lahan rawa menjadi salah satu program unggulan dari Kementerian Pertanian yang dilaksanakan di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pada tahun 2024, Pemerintah Provinsi Kalsel mendapat targetkan optimasi lahan rawa seluas 41.829 hektare, yang akan dilaksanakan di delapan kabupaten.

Plh. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Imam Subarkah, menyampaikan bahwa dari total target tersebut, Kabupaten Tanah Laut (Tala) dan Barito Kuala (Batola) menjadi daerah dengan area terluas untuk program ini.

“Di antara delapan kabupaten yang terlibat, Kabupaten Tala dan Batola mendapat area terluas untuk program optimasi lahan rawa,” kata Imam, Jumat (20/12/2024).

Imam juga mengungkapkan bahwa terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan program ini, terutama terkait musim penghujan.

Saat ini, Kalsel tengah memasuki musim hujan yang menyebabkan lahan yang ada mulai terendam air. Hal ini mempengaruhi kegiatan konstruksi, terutama dalam normalisasi saluran air dan pembuatan pintu air.

“Pembuatan pintu air membutuhkan proses pembendungan sungai, dan jika airnya terlalu dalam atau tinggi, kita mengalami kesulitan,” ujarnya.

Namun, meskipun menghadapi tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus berupaya dengan memanfaatkan infrastruktur yang ada, seperti saluran dan pompa air, untuk mempercepat proses penanaman.

“Dengan optimasi lahan rawa, kami berharap penanaman yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dua kali setahun, kini dapat ditingkatkan menjadi tiga kali penanaman,” tutup Imam.

Pewarta: Hendra

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemprov Kalsel Apresiasi Gerakan Makan Besar Tim Kuali Merah Putih untuk Relawan Karhutla Banua

27 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Pemprov Kalsel Dorong BPJS & Kabupaten/Kota Perluas Kepersertaan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

27 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Gubernur Kalsel Dukung Alat Deteksi Dini Karhutla & Pembentukan Crisis Center ULM

27 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Sertifikasi & Pemberdayaan PAKSI-API, Pemprov Kalsel Perkuat Peran Penyuluh Antikorupsi

26 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Pasokan Minyak Kita Dilaporkan Aman, Pemprov Kalsel Dorong Stabilitas Harga

26 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Harga Cabai Merah di Banjarbaru & HSU Meroket, Pemda Diminta Bergerak

26 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Trending di ADVERTORIAL