Menu

Mode Gelap
121 Petugas Haji Embarkasi Banjarmasin Dikukuhkan, Siap Layani 6.800 Jemaah Tanpa Pesaing, Irwan Bora Menuju Kursi Ketua KONI Banjar Pariwisata Kotabaru Terus Digenjot Warga Diminta Tak Jadi Penonton Sediakan Karaoke dan Kamar, Bangunan Liar Ditertikan Satpol PP Dugaan Pungli di PPS DPRD Dorong Pembentukan Satgas Penertiban

Pemprov Kalsel · 20 Des 2024 22:04 WIB ·

Pemprov Kalsel Ditargetkan Optimasi Lahan Rawa Seluas 41.829 Hektare


 Pemprov Kalsel mendapat target Optimasi Lahan Rawa seluas 41.829 Hektare. foto-MC Kalsel Perbesar

Pemprov Kalsel mendapat target Optimasi Lahan Rawa seluas 41.829 Hektare. foto-MC Kalsel

Riceknews.Id – Program optimasi lahan rawa menjadi salah satu program unggulan dari Kementerian Pertanian yang dilaksanakan di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pada tahun 2024, Pemerintah Provinsi Kalsel mendapat targetkan optimasi lahan rawa seluas 41.829 hektare, yang akan dilaksanakan di delapan kabupaten.

Plh. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Imam Subarkah, menyampaikan bahwa dari total target tersebut, Kabupaten Tanah Laut (Tala) dan Barito Kuala (Batola) menjadi daerah dengan area terluas untuk program ini.

“Di antara delapan kabupaten yang terlibat, Kabupaten Tala dan Batola mendapat area terluas untuk program optimasi lahan rawa,” kata Imam, Jumat (20/12/2024).

Imam juga mengungkapkan bahwa terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan program ini, terutama terkait musim penghujan.

Saat ini, Kalsel tengah memasuki musim hujan yang menyebabkan lahan yang ada mulai terendam air. Hal ini mempengaruhi kegiatan konstruksi, terutama dalam normalisasi saluran air dan pembuatan pintu air.

“Pembuatan pintu air membutuhkan proses pembendungan sungai, dan jika airnya terlalu dalam atau tinggi, kita mengalami kesulitan,” ujarnya.

Namun, meskipun menghadapi tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus berupaya dengan memanfaatkan infrastruktur yang ada, seperti saluran dan pompa air, untuk mempercepat proses penanaman.

“Dengan optimasi lahan rawa, kami berharap penanaman yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dua kali setahun, kini dapat ditingkatkan menjadi tiga kali penanaman,” tutup Imam.

Pewarta: Hendra

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Gubernur Kalsel dan Kalteng Perkuat Sinergi Pangan hingga Investasi

18 April 2026 - 14:54 WIB

121 Petugas Haji Embarkasi Banjarmasin Dikukuhkan, Siap Layani 6.800 Jemaah

16 April 2026 - 16:13 WIB

129 ASN Kalsel Dilantik, Diingatkan Jauhi Judi Online dan Jaga Integritas

15 April 2026 - 07:32 WIB

120 Pemuda Kalsel Ikuti Pelatihan Bisnis Kreatif Berbasis Digital

13 April 2026 - 18:33 WIB

Replika Pasar Terapung Kalsel Resmi Hadir di TMII, Angkat Budaya dan Wisata Banua

11 April 2026 - 21:18 WIB

Praktik Open Dumping Jadi Penyebab Turunnya Penilaian Pengelolaan Sampah

9 April 2026 - 18:57 WIB

Trending di Banjarbaru