Menu

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

Pemprov Kalsel · 7 Mar 2026 19:48 WIB

Pemprov Kalsel Siapkan Bibit dan Pupuk Dukung Penanaman Jagung Serentak Nasional


 Pemprov Kalsel Siapkan Bibit dan Pupuk Dukung Penanaman Jagung Serentak Nasional Perbesar

Tanah Laut, Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyatakan komitmen penuh dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional melalui gerakan penanaman jagung serentak di berbagai daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, mengatakan pemerintah daerah tidak hanya memberikan dukungan secara kebijakan, tetapi juga menyiapkan bantuan sarana produksi bagi para petani.

Kegiatan penanaman jagung serentak tersebut merupakan program nasional yang dipimpin langsung oleh Kapolri dan dipusatkan di Sumatera Selatan. Sementara untuk wilayah Kalimantan Selatan, kegiatan dipusatkan di Desa Banyu Hirang, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (7/3/2026).

Usai mengikuti kegiatan pencanangan bersama Kapolda Kalsel, Syarifuddin menyampaikan bahwa pemerintah provinsi telah menyiapkan sejumlah dukungan konkret untuk mendukung keberhasilan program tersebut.

“Kita sudah menyiapkan bibit dan juga pupuk. Harapannya bantuan ini bisa bermanfaat bagi petani yang akan mengelola lahan,” ujarnya.

Menurutnya, potensi pengembangan komoditas jagung di Kalimantan Selatan dinilai sangat menjanjikan. Pemerintah daerah menargetkan pengembangan lahan jagung hingga mencapai 10.000 hektare di seluruh wilayah provinsi.

Ia menjelaskan, khusus di lokasi kegiatan di Desa Banyu Hirang terdapat sekitar 10 hektare lahan yang ditanami jagung. Sementara secara keseluruhan di Kalimantan Selatan, luas lahan yang telah tertanam jagung saat ini sudah mencapai lebih dari 1.000 hektare.

“Khusus di lokasi ini sekitar 10 hektare. Secara keseluruhan di Kalsel targetnya 10.000 hektare, dan saat ini yang sudah tertanam mencapai lebih dari 1.000 hektare,” jelasnya.

Syarifuddin juga mengajak masyarakat untuk melihat peluang besar dari budidaya jagung, mengingat komoditas tersebut memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani.

Terkait kekhawatiran petani mengenai kemungkinan penurunan harga saat panen raya, ia memastikan pemerintah akan melakukan pembahasan lebih lanjut untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani.

“Yang jelas, harga tidak akan merugikan petani. Justru kebijakan ini kita arahkan agar nantinya menguntungkan bagi mereka,” tegasnya.

Pewarta: Rachman

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8,1 Persen, Kalsel Jadikan Inovasi Penggerak Transformasi Pembangunan

28 Juli 2026 - 21:34 WIB

Perkuat Hilirisasi Industri, DPMPTSP Kalsel Dorong Pengembangan & Investasi Budidaya Ikan Gabus

28 Juli 2026 - 21:31 WIB

Angkat Semangat Budaya & Kemajuan Banua, Tema & Logo HUT ke-76 Provinsi Kalsel Ditetapkan

28 Juli 2026 - 21:28 WIB

Ketua TP PKK Kalsel Dukung Lomba Kreasi MPASI Tepat Gizi & Sesuai Usia

28 Juli 2026 - 20:45 WIB

Gubernur Kalsel Sampaikan Rancangan KUPA-PPAS Perubahan APBD 2026

28 Juli 2026 - 20:40 WIB

DPKP Kalsel Perkuat Mitigasi Antisipasi Kemarau Panjang Untuk Melindungi Lahan Pertanian

28 Juli 2026 - 16:57 WIB

Trending di ADVERTORIAL