Menu

Mode Gelap
Pertamina Pastikan Pasokan Avtur Aman Dukung Penerbangan Haji 2026 Video Viral Balita Naik Atap Rumah Kloter Pertama Haji Embarkasi Banjarmasin Diberangkatkan Dugaan Korupsi Server Disdik Banjarmasin Penyedia Ditahan Kerugian Negara Rp5 Miliar 463 Lembar Uang Palsu Dimusnahkan Sinergi Kalsel Perketat Pengawasan

Pemprov Kalsel · 7 Mar 2026 19:48 WIB

Pemprov Kalsel Siapkan Bibit dan Pupuk Dukung Penanaman Jagung Serentak Nasional


 Pemprov Kalsel Siapkan Bibit dan Pupuk Dukung Penanaman Jagung Serentak Nasional Perbesar

Tanah Laut, Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyatakan komitmen penuh dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional melalui gerakan penanaman jagung serentak di berbagai daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, mengatakan pemerintah daerah tidak hanya memberikan dukungan secara kebijakan, tetapi juga menyiapkan bantuan sarana produksi bagi para petani.

Kegiatan penanaman jagung serentak tersebut merupakan program nasional yang dipimpin langsung oleh Kapolri dan dipusatkan di Sumatera Selatan. Sementara untuk wilayah Kalimantan Selatan, kegiatan dipusatkan di Desa Banyu Hirang, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (7/3/2026).

Usai mengikuti kegiatan pencanangan bersama Kapolda Kalsel, Syarifuddin menyampaikan bahwa pemerintah provinsi telah menyiapkan sejumlah dukungan konkret untuk mendukung keberhasilan program tersebut.

“Kita sudah menyiapkan bibit dan juga pupuk. Harapannya bantuan ini bisa bermanfaat bagi petani yang akan mengelola lahan,” ujarnya.

Menurutnya, potensi pengembangan komoditas jagung di Kalimantan Selatan dinilai sangat menjanjikan. Pemerintah daerah menargetkan pengembangan lahan jagung hingga mencapai 10.000 hektare di seluruh wilayah provinsi.

Ia menjelaskan, khusus di lokasi kegiatan di Desa Banyu Hirang terdapat sekitar 10 hektare lahan yang ditanami jagung. Sementara secara keseluruhan di Kalimantan Selatan, luas lahan yang telah tertanam jagung saat ini sudah mencapai lebih dari 1.000 hektare.

“Khusus di lokasi ini sekitar 10 hektare. Secara keseluruhan di Kalsel targetnya 10.000 hektare, dan saat ini yang sudah tertanam mencapai lebih dari 1.000 hektare,” jelasnya.

Syarifuddin juga mengajak masyarakat untuk melihat peluang besar dari budidaya jagung, mengingat komoditas tersebut memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani.

Terkait kekhawatiran petani mengenai kemungkinan penurunan harga saat panen raya, ia memastikan pemerintah akan melakukan pembahasan lebih lanjut untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani.

“Yang jelas, harga tidak akan merugikan petani. Justru kebijakan ini kita arahkan agar nantinya menguntungkan bagi mereka,” tegasnya.

Pewarta: Rachman

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Sampah Masih Berserakan, Pengelola TPAS Banjarbakula Soroti Minimnya Kesadaran di Kawasan Perkantoran

22 April 2026 - 20:10 WIB

Seleksi Paskibraka Kalsel 2026 Dijamin Transparan, 90 Peserta Terbaik Berebut Tiket Provinsi dan Nasional

22 April 2026 - 11:12 WIB

Kalsel Matangkan Latihan Gabungan Hadapi NFSC 2026 di Sumsel

21 April 2026 - 20:57 WIB

Momentum Kartini Pertemuan TP PKK Kalsel Perkuat Sinergi dan Pemberdayaan

21 April 2026 - 20:32 WIB

Wagub Kalsel Tekankan Sinergi dan Pengawasan untuk Perkuat Tata Kelola Pembangunan

21 April 2026 - 12:46 WIB

Gubernur Kalsel dan Kalteng Perkuat Sinergi Pangan hingga Investasi

18 April 2026 - 14:54 WIB

Trending di KALIMANTAN