Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

ADVERTORIAL · 19 Okt 2026 21:30 WIB

Penanganan Karhutla, Gubernur Kalsel Gagas Pembangunan Embung Mini di Kawasan Pengembangan Program Pangan


 Penanganan Karhutla, Gubernur Kalsel Gagas Pembangunan Embung Mini di Kawasan Pengembangan Program Pangan Perbesar

Ricek.ID – Sebagai langkah mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin menginisiasi dan menggagas pembuatan embung mini di kawasan pengembangan program pangan, Jalan Gubernur Syarkawi pada Senin sore (19/10/2026).

Embung tersebut disiapkan sebagai sumber air bagi helikopter water bombing agar pengisian air lebih cepat dan pemadaman dari udara dapat dilakukan secara optimal.

Pembangunan embung mini ini menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan karhutla, terutama di kawasan gambut yang membutuhkan pemadaman sekaligus pembasahan untuk mencegah api kembali menyala.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Muhidin didampingi Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, Kepala BIN Daerah (Kabinda) Kalsel, Kombes Pol Sentot Adi Dharmawan dan Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus. Embung ini dirancang sebagai tempat pengambilan air bagi helikopter agar proses pemadaman dari udara dapat berlangsung lebih cepat.

Lebih lanjut, Gubernur Kalsel menjelaskan, kawasan tersebut merupakan lahan yang dibebaskan pemerintah daerah sejak 2021 untuk pengembangan tanaman jagung. Area yang luasnya mencapai ratusan hektare itu juga diharapkan dapat kembali dimanfaatkan untuk program pangan setelah penanganan karhutla selesai.

“Insyaallah nanti mungkin kita tanam kembali di sini. Nah, ini ada beberapa ratus hektare,” ujar Muhidin saat berada di lokasi.

Selain itu, Gubernur menjelaskan, ukuran embung mini disesuaikan dengan kondisi lapangan agar pembangunannya dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan untuk mendukung pemadaman karhutla.

Dari rencana awal berukuran 50 x 25 meter, embung tersebut diubah menjadi 20 x 20 meter dengan kedalaman sekitar dua meter, sudah memadai untuk pengambilan air oleh helikopter dalam operasi water bombing.

Muhidin menargetkan embung dapat rampung pada sore ini, kemudian dilanjutkan dengan persiapan bahan pembasah agar bisa digunakan oleh tim gabungan karhutla.

“Sore ini kita sudah bisa selesaikan untuk pembuatan embungnya, untuk pencampuran chemical-nya. Mungkin nanti sudah bisa dipergunakan untuk tim pemadam,” jelasnya.

Penyediaan sumber air ini menjadi penting karena lahan yang ditangani merupakan kawasan gambut dengan ketebalan hampir tiga meter. Area yang perlu dibasahi diperkirakan mencapai 300 hektare, sehingga penanganannya membutuhkan waktu dan pasokan air yang memadai.

Pada lahan gambut, api yang terlihat padam di permukaan belum tentu benar-benar hilang. Bara dapat bertahan di dalam tanah dan kembali memicu kebakaran apabila pembasahan tidak dilakukan secara menyeluruh.

Karena itu, embung mini diharapkan dapat mempersingkat waktu pengambilan air oleh helikopter sekaligus menunjang pemadaman dan pembasahan di area terdampak. Upaya ini juga menjadi bagian dari penanganan karhutla sekaligus menjaga agar kawasan yang sebelumnya disiapkan untuk pengembangan pangan dapat kembali dimanfaatkan.

Sumber : Biro Adpim Setdaprov Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gubernur Kalsel Sambut Kunjungan KSAD & Kepala BNPB, Tinjau Kawasan Karhutla & Serahkan Usulan Bantuan

19 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Ketua TP PKK Kalsel Serahkan Bantuan ke Warga Terdampak Kebakaran & Kabut Asap di Barito Kuala

18 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

18 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel

16 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Penutupan PKN Sekaligus Peluncuran Banua Kalsel Corporate University, Tekankan Kepemimpinan yang Inovatif

15 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Pengukuhan Kepala BPKP Kalsel, Gubernur Berharap Pendampingan Jangkau Program yang Langsung Menyentuh Masyarakat

15 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Trending di ADVERTORIAL