Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

ADVERTORIAL · 29 Okt 2026 19:45 WIB

Perkuat Kompetensi Petani, BPSPTPH Kalsel Gelar Sekolah Lapang Drone Alsintan


 Perkuat Kompetensi Petani, BPSPTPH Kalsel Gelar Sekolah Lapang Drone Alsintan Perbesar

Ricek.ID – Balai Pengelolaan Sarana dan Prasarana Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan (BPSPTPH Kalsel) perkuat kapasitas petani dalam mengadopsi teknologi pertanian modern melalui Sekolah Lapang Pelatihan Praktis Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Tahun 2026 di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar pada Kamis (29/10/2026).

Pelatihan sekolah lapang ini di fokuskan untuk praktik pengoperasian drone pertanian.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman, mengatakan modernisasi pertanian menjadi kebutuhan untuk menjawab tantangan keterbatasan tenaga kerja sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan lahan. Pemanfaatan teknologi dinilai penting, mengingat sebagian petani berusia lanjut, sementara regenerasi petani muda masih perlu terus didorong.

“Petani kita sudah banyak yang berumur, sementara petani milenial masih lambat bertambah. Karena itu, kita harus beralih ke teknologi. Tidak mungkin mengandalkan tenaga manusia saja untuk mengelola lahan yang luas,” ujarnya.

Syamsir menegaskan, pelatihan pengoperasian drone harus diikuti praktik berkelanjutan agar petani benar-benar menguasai teknologi tersebut.

Menurutnya, pelatihan tidak cukup dilakukan satu kali, tetapi perlu diulang dan dikembangkan sehingga keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara konsisten di lapangan.

Syamsir juga mendorong agar bantuan alsintan dari pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani. Selain drone, dukungan pemerintah pusat berupa mesin combine harvester, pompa air, dan peralatan pertanian lainnya diharapkan memperkuat mekanisasi serta mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Kalimantan Selatan.

Sementara itu Kepala BPSPTPH Kalsel, Wahdah, mengatakan sekolah lapang tersebut menjadi sarana bagi petani, khususnya Brigade Pangan, untuk meningkatkan kemampuan teknis dalam mengoperasikan drone pertanian.

“Teknologi ini dapat digunakan untuk pemetaan lahan, penyemprotan, hingga pemetaan titik penanaman benih,” kata Wahdah.

Wahdah menjelaskan, sekolah lapang alsintan tahun ini dilaksanakan di tiga kabupaten, yakni Tanah Laut, Barito Kuala, dan Kabupaten Banjar. Keterbatasan anggaran membuat kegiatan belum dapat menjangkau seluruh kabupaten di Kalsel.

“Kami berharap ke depan kegiatan sekolah lapang ini bisa dilaksanakan di lebih banyak kabupaten. Dukungan anggaran sangat diperlukan agar semakin banyak petani mendapatkan pelatihan dan mampu menguasai teknologi pertanian,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan keterampilan petani dalam memanfaatkan teknologi modern sebagai bagian dari penguatan sektor pertanian.

“Perluasan pelatihan dan pemanfaatan alsintan diharapkan dapat mempercepat mekanisasi pertanian, meningkatkan efisiensi kerja, serta mendukung ketahanan pangan daerah,” pungkasnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026, Diapresiasi atas Transformasi Digital

6 November 2026 - 21:31 WIB

Gaspol Tangani Dampak Karhutla, Dinkes Banjarbaru Perkuat Posko hingga Fasilitas Medis

6 November 2026 - 17:54 WIB

Pemko Banjarbaru Lantik Pengurus Dewan Kesenian, Siap Jadi Ujung Tombak Pelestarian Budaya

6 November 2026 - 17:51 WIB

Apresiasi Relawan Karhutla, Wali Kota Banjarbaru Salurkan Bantuan Presiden Rp15 Miliar

6 November 2026 - 17:49 WIB

Empat Kelurahan di Banjarbaru Terima Rp200 Juta, Infrastruktur Jadi Prioritas

6 November 2026 - 07:24 WIB

DKP3 Kota Banjarbaru Bekali Poklahsar Teknik Olahan Ikan Bernilai Tinggi

5 November 2026 - 18:16 WIB

Trending di ADVERTORIAL