Menu

Mode Gelap
Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak ABK Jatuh di Perairan Trisakti Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Berakhir

KALBAR · 6 Mar 2026 20:22 WIB

Puluhan Perkumpulan Naga Ikuti Ritual Pembakaran Penutup Cap Go Meh 2026


 Puluhan Perkumpulan Naga Ikuti Ritual Pembakaran Penutup Cap Go Meh 2026 Perbesar

Kubu Raya , Ricek.ID – Sebanyak 40 perkumpulan naga dari Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya mengikuti ritual pembakaran naga sebagai penutup rangkaian perayaan Cap Go Meh 2026.

Kegiatan sakral tersebut berlangsung di Komplek Pemakaman Yayasan Bhakti Suci, Jalan Adisucipto KM 8, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Rabu (4/3/2026).

Ritual yang dimulai sejak pukul 13.00 WIB itu menarik antusiasme masyarakat. Diperkirakan sekitar 3.000 warga memadati lokasi untuk menyaksikan prosesi yang diyakini sebagai kembalinya roh naga ke langit.

Berdasarkan kepercayaan masyarakat Tionghoa, ritual pembakaran naga dilakukan untuk mengembalikan roh naga yang sebelumnya “diturunkan” melalui prosesi buka mata. Prosesi tersebut dipercaya bertujuan membersihkan jalan serta membawa keberkahan bagi masyarakat.

Kapolres Kubu Raya melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Ade Surdiansyah, mengatakan pihak kepolisian telah menerjunkan personel untuk memastikan keamanan selama kegiatan berlangsung.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan dilakukan mulai dari pengaturan lalu lintas hingga pengawasan area prosesi agar masyarakat dapat mengikuti tradisi ini dengan nyaman,” ujar Ade, Kamis (5/3/2026).

Hingga prosesi berakhir pada pukul 21.00 WIB, situasi di lokasi dilaporkan tetap aman dan terkendali.

Tradisi pembakaran naga ini tidak hanya menjadi bagian dari ritual spiritual masyarakat Tionghoa, tetapi juga menjadi atraksi budaya yang turut mempererat keberagaman di Kalimantan Barat.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Beragam Event dan Geofood Disiapkan untuk Tingkatkan Kunjungan ke Geopark Meratus

29 April 2026 - 17:03 WIB

Orangutan Masuk Permukiman Tim Gabungan Evakuasi dari Kebun Warga

24 April 2026 - 07:52 WIB

Replika Pasar Terapung Kalsel Resmi Hadir di TMII, Angkat Budaya dan Wisata Banua

11 April 2026 - 21:18 WIB

Pelatihan Musik Panting Dibuka Kembali untuk Kembangkan Bakat Pemuda

4 April 2026 - 15:32 WIB

Persiapan Haul Datu Kelampayan Capai 90 Persen

24 Maret 2026 - 11:23 WIB

Halalbihalal Pererat Silaturahmi Warga dan Pemerintah di Martapura

23 Maret 2026 - 17:48 WIB

Trending di Kab. Banjar