Banjarbaru, Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam realisasi pembangunan termasuk dalam sektor pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program pemberian akses beasiswa perkuliahan ke luar negeri bagi generasi muda Banua.
Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari realisasi janji kampanye kepala daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan global.
Dalam pelaksanaannya, Disdikbud Kalsel bekerja sama dengan Yayasan Binawan dan Yayasan Agungkan Guru Indonesia untuk membantu proses seleksi calon penerima beasiswa. Pendaftaran program ini dibuka hingga 28 Februari 2026.
“Ada dua yayasan yang akan membantu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam menyeleksi calon penerima beasiswa yang memiliki kapasitas serta memenuhi persyaratan,” ujar Tantri, Jumat (13/2/2026).

Program beasiswa ini menargetkan 150 siswa, masing-masing 75 siswa untuk melanjutkan pendidikan ke Singapura dan 75 siswa ke Cina. Untuk tujuan di Cina, peserta akan menempuh pendidikan di Jiangsu Agri-animal Husbandry Vocational College, sedangkan di Singapura bekerja sama dengan Asian Nursing.
Tantri menjelaskan, anggaran program akan direalisasikan setelah para calon penerima dinyatakan lulus seleksi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalsel bersama dua yayasan mitra tersebut.
Menurutnya, program ini tidak hanya membuka akses pendidikan internasional, tetapi juga menghadirkan peluang kerja bagi para lulusan. Peserta yang menempuh pendidikan di Singapura akan dipersiapkan menjadi tenaga perawat dengan skema ikatan dinas di negara tersebut. Sementara itu, lulusan dari Cina berpeluang bekerja di perusahaan-perusahaan asal Cina yang beroperasi di Indonesia.
“Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memfasilitasi generasi muda agar dapat memperoleh beasiswa dari luar negeri sekaligus meningkatkan daya saing mereka di tingkat global,” tambahnya.
Disdikbud Kalsel berharap program ini mendapat respons positif dari masyarakat. Pemerintah Provinsi juga berkomitmen mengawal proses seleksi, keberangkatan, hingga memantau perkembangan studi para penerima beasiswa agar program berjalan optimal dan tepat sasaran.