Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

UMUM · 12 Nov 2025 18:21 WIB

Saiful Arif: Museum Daerah Penting untuk Memperkuat Identitas Generasi Muda Balangan


 Saiful Arif: Museum Daerah Penting untuk Memperkuat Identitas Generasi Muda Balangan Perbesar

Ricek.ID – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif, menekankan pentingnya keberadaan museum daerah sebagai sarana edukasi bagi generasi muda untuk lebih mengenal sejarah dan budaya lokal. Hal ini dinilai sangat strategis, terutama bagi pelajar yang selama ini hanya belajar sejarah nasional dari buku teks tanpa sentuhan muatan lokal.

“Melalui museum, siswa bisa belajar langsung tentang asal-usul Balangan, tokoh-tokoh perjuangan, serta kekayaan budaya yang kita miliki. Ini penting untuk memperkuat identitas daerah,” ujar Saiful, Minggu (12/11/2025).

Politisi Partai Demokrat ini menegaskan, museum tidak sekadar tempat menyimpan artefak, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan inspirasi bagi anak muda di Bumi Sanggam. Oleh karena itu, desain dan konsep museum harus menarik sekaligus fungsional bagi masyarakat, khususnya pelajar.

“Kalau kita ingin generasi muda mencintai daerahnya, mereka harus mengetahui sejarahnya. Museum bisa menjadi pintu masuk untuk itu,” tegasnya.

Sebagai wakil rakyat, Saiful menyatakan komitmennya mendukung penuh rencana pendirian museum. Menurutnya, DPRD Balangan siap mengawal proses ini, termasuk memberikan dukungan anggaran maupun kebijakan jika diperlukan.

“Selama program ini bertujuan untuk kemajuan pendidikan dan pelestarian budaya, kami di legislatif tentu mendukung, termasuk dalam penganggaran jika masuk prioritas pembangunan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pendirian museum sebaiknya tidak berhenti pada tahap kajian, tetapi segera ditindaklanjuti dengan perencanaan teknis dan pengumpulan koleksi budaya yang saat ini masih tersebar di masyarakat.

“Kita memiliki banyak peninggalan sejarah, tinggal bagaimana mengemasnya agar tersaji menarik dan informatif di dalam museum,” pungkas Saiful.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Tuntas Direnovasi, Prabowo Resmikan Museum & Perpustakaan Seskoad

25 Mei 2026 - 18:30 WIB

Kunjungi Desa Surian, Dukcapil Banjar Buka Layanan Jemput Bola

14 Mei 2026 - 17:22 WIB

Menjelang Puncak Haji 2026, Pemerintah Tinjau Kesiapan Tenda Jemaah Indonesia di Arafah

10 Mei 2026 - 18:44 WIB

Jelang Piala Dunia 2026, Polri Ingatkan Masyarakat Waspada Penipuan & Judi Bola

9 Mei 2026 - 18:46 WIB

Dapat Atensi Presiden, Siaran Piala Dunia TVRI Akan Dapat Diakses Masyarakat Luas

3 Mei 2026 - 20:30 WIB

Perkuat Kebijakan Propekerja, Pemerintah Jamin Upah Minimum Hingga Jaminan Sosial

30 April 2026 - 21:07 WIB

Trending di NASIONAL