Menu

Mode Gelap
Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

PERISTIWA · 25 Des 2024 21:55 WIB

Seorang Bocah Tewas di Irigasi Sungai Sipai Martapura


 Seorang Bocah Tewas di Irigasi Sungai Sipai Martapura Perbesar

Riceknews.Id – Warga Desa Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, digemparkan oleh penemuan mayat seorang anak laki-laki di aliran irigasi desa tersebut, Rabu (25/12/2024) sekitar pukul 12.30 WITA.

Korban diketahui berinisial RAG, seorang pelajar berusia 8 tahun, yang tinggal di Komplek Aulia Permai, Desa Sungai Sipai.

Kapolres Banjar AKBP M Ifan Hariyat melalui Kapolsek Martapura AKP Mardiyono mengatakan, peristiwa ini bermula saat korban diminta ibunya membeli tepung terigu di warung belakang rumah sekitar pukul 11.30 WITA.

Tidak lama berselang, ibunda korban mendengar suara sirine ambulans yang berhenti tak jauh dari rumah mereka.

Setelah menanyakan kepada anak-anak di sekitar lokasi, ia mendapat kabar bahwa seorang anak kecil ditemukan tenggelam di aliran irigasi.

“Ibu korban segera mendatangi lokasi dan mendapati bahwa anak tersebut adalah putranya sendiri,” ungkap Kapolsek.

Korban segera dilarikan ke RSUD Ratu Zalecha Martapura untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil visum menunjukkan bahwa penyebab kematian murni akibat tenggelam.

“Pihak keluarga korban telah menerima musibah ini dengan lapang dada dan menolak dilakukannya otopsi. Jenazah kemudian diserahkan kembali kepada keluarga untuk dimakamkan,” ungkap AKP Mardiyono

Dalam kejadian ini, ditemukan sejumlah barang bukti yang diduga milik korban, yaitu, satu lembar celana panjang warna hitam, satu lembar baju lengan panjang warna kuning, satu bungkus tepung ketan, dan satu buah permen Yupi.

Di sisi lain, berdasarkan informasi di lapangan, bahwa korban punya riwayat epilepsi.

“Kami memastikan peristiwa ini tidak mengandung unsur tindak pidana, melainkan murni kecelakaan,” kata Kapolsek.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama di area yang berdekatan dengan aliran sungai atau tempat-tempat berisiko lainnya.

Pewarta: Hendra

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Polisi Amankan Warga Diduga Bakar 0,5 Hektare Lahan di Bajuin Tanah Laut

31 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

27 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan

27 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Debit Air Riam Kanan Tak Bertambah Dalam Sebulan, Penanganan Karhutla Jadi Perhatian

25 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Warga Jalan Berkat Permai Geger, 1 Unit Mobil Pickup Terbakar

24 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Amukan Si Jago Merah, Rumah & Warung Habis Luluh Lantak Jadi Arang

22 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Trending di HEADLINE