Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

Kab. Banjar · 14 Jan 2025 21:17 WIB

Taman CBS Martapura: Siang Tempat Wisata Keluarga, Malam Gelap Gulita


 Taman Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura, Kabupaten Banjar. foto-haris Perbesar

Taman Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura, Kabupaten Banjar. foto-haris

Riceknews.id – Taman Cahaya Bumi Selamat (CBS), yang dikenal cantik dan asri sebagai ikon Kota Martapura, Kabupaten Banjar, menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, saat malam hari taman ini berubah menjadi gelap gulita, memicu keresahan warga.

Taman CBS dilengkapi fasilitas wahana bermain anak yang seharusnya menjadi tempat wisata keluarga. Namun, taman ini justru disalahgunakan oleh oknum tertentu untuk mabuk-mabukan dan pacaran di kegelapan.

“Ya, malam hari banyak orang mabuk di sana. Bahkan, dijadikan tempat pacaran gelap-gelapan,” ungkap salah satu warga yang bekerja di Pertokoan Cahaya Bumi Selamat.

Padahal, Martapura dikenal sebagai Kota Santri karena banyaknya santri yang menuntut ilmu agama Islam di daerah ini. Aktivitas yang melanggar norma agama seperti itu dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai masyarakat.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah, termasuk menambahkan penerangan di taman CBS. “Kalau ada penerangan, taman itu tidak akan gelap gulita dan menyeramkan lagi,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Kasi Konservasi Sumber Daya Alam dan Pemeliharaan Lingkungan Hidup Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Banjar, Khaezar Kusuma Wardhana, menjelaskan bahwa pemeliharaan taman, termasuk penerangan, menjadi tantangan tersendiri.

“Tupoksi kami hanya pada lampu taman. Untuk masalah lain di luar itu, seperti rehabilitasi total atau pembangunan baru, bukan tanggung jawab kami,” ujar Khaezar saat ditemui di kantornya, Senin (13/1/2025).

Menurutnya, permasalahan utama adalah vandalism dan pengrusakan oleh oknum tidak bertanggung jawab. “Lampu penerangan sering dirusak atau kabelnya dicuri. Ini masih menjadi kendala besar, berbeda dengan kondisi di taman kota Banjarbaru,” tambahnya.

Saat ini, taman CBS menggunakan lampu sorot sebagai penerangan. Namun, upaya ini belum efektif karena kabelnya kerap dicuri.

Khaezar mengungkapkan, pada tahun 2025, akan ada rencana rehabilitasi total Taman CBS, termasuk penambahan penerangan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan taman.

Menanggapi isu penyalahgunaan taman oleh oknum tertentu, Khaezar menyarankan agar pihak Satpol PP Banjar lebih berperan aktif dalam penanganan. “Hal ini sebaiknya ditangani oleh Satpol PP, karena mereka yang lebih berwenang terkait pengawasan keamanan,” ujarnya.

Masyarakat berharap perbaikan taman segera dilakukan agar Taman CBS dapat kembali menjadi ruang publik yang nyaman, aman, dan sesuai dengan julukan Kota Santri yang disandang Martapura.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Festival Budaya Banjar 2026 Hadirkan Empat Kesenian Tradisional di Martapura

13 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Karhutla di Jalan Gubernur Syarkawi Picu Kabut Asap, Pengendara Diimbau Waspada

10 Oktober 2026 - 20:28 WIB

13 Sekolah di Banjar Ikuti Lomba Pertolongan Pertama PMR Tingkat Madya

10 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Salurkan 10.000 Liter Air Bersih di 16 Lokasi Terdampak Kekeringan, Polres Banjar Siapkan Bantuan Bergilir

9 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Jukung Diduga Tenggelam, Warga Ditemukan Meninggal di Waduk Riam Kanan

9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Optimalkan PAD, TP2DD Banjar Dorong Perluasan Transaksi Digital

9 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Trending di ADVERTORIAL