Menu

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

ADVERTORIAL · 21 Jul 2026 14:02 WIB

Tekanan Air Menurun Saat Kemarau, PTAM Intan Banjar Siagakan Tim Distribusi


 Tekanan Air Menurun Saat Kemarau, PTAM Intan Banjar Siagakan Tim Distribusi Perbesar

Ricek.ID – PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar mulai mengintensifkan pengaturan distribusi air ke sejumlah wilayah yang berada di ujung jaringan pelayanan. Langkah ini dilakukan ditengah meningkatnya kebutuhan air bersih selama musim kemarau untuk menjaga pasokan air tetap dapat dinikmati pelanggan meski terjadi lonjakan konsumsi.

Kepala Bagian Transmisi dan Distribusi PTAM Intan Banjar, Bayu Cipta Setiawan Bisma, pada Senin (20/7/2026) mengatakan konsumsi air pelanggan meningkat signifikan pada musim kemarau. Dampaknya, tekanan air di beberapa wilayah ujung jaringan menurun sehingga aliran air tidak mengalir secara optimal, terutama saat jam-jam puncak penggunaan.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, PTAM Intan Banjar menyiagakan tim transmisi dan distribusi dari wilayah Banjarbaru dan Martapura yang bertugas melakukan pengaturan jaringan sesuai kondisi di lapangan.

“Kebutuhan air bersih saat musim kemarau memang lebih tinggi. Kami menyiagakan tim untuk mengatur distribusi agar pelanggan di wilayah ujung jaringan tetap mendapatkan pasokan,” ujarnya.

Saat ini, PTAM Intan Banjar mendistribusikan sekitar 450 liter air per detik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Namun, menurutnya, keberlangsungan pelayanan tetap bergantung pada ketersediaan pasokan air dari Banjarbakula.

Gangguan distribusi paling sering terjadi pada pagi dan sore hari ketika penggunaan air mencapai puncaknya. Karena itu, pengaturan aliran dilakukan secara berkala pada pagi, siang hingga malam hari agar distribusi lebih merata ke seluruh pelanggan.

Wilayah yang paling terdampak berada di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, serta kawasan Dalam Pagar, Kabupaten Banjar, yang merupakan daerah paling ujung dalam jaringan distribusi PTAM Intan Banjar.

Selain melakukan pengaturan jaringan, PTAM Intan Banjar juga mengimbau pelanggan di wilayah terdampak agar menampung air ketika aliran sedang normal sebagai cadangan saat tekanan air menurun.

Di sisi lain, PTAM Intan Banjar turut memperkuat layanan bantuan air bersih bagi masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan. Penyaluran dilakukan melalui mobil tangki dengan melibatkan BPBD.

“Kebutuhan distribusi air saat ini tidak bisa kami tangani sendiri. Karena itu kami berkolaborasi dengan BPBD yang mengerahkan dua armada tangki, sementara PTAM Intan Banjar menyiapkan empat unit untuk mendistribusikan pasokan air bersih,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8,1 Persen, Kalsel Jadikan Inovasi Penggerak Transformasi Pembangunan

28 Juli 2026 - 21:34 WIB

Perkuat Hilirisasi Industri, DPMPTSP Kalsel Dorong Pengembangan & Investasi Budidaya Ikan Gabus

28 Juli 2026 - 21:31 WIB

Angkat Semangat Budaya & Kemajuan Banua, Tema & Logo HUT ke-76 Provinsi Kalsel Ditetapkan

28 Juli 2026 - 21:28 WIB

Siapkan Pemuda sebagai Calon Pemimpin, Disbudporapar Banjar Gelar Pelatihan Kemampuan Public Speaking

28 Juli 2026 - 21:25 WIB

Wabup Banjar Lantik 100 Dewan Hakim & Panitera MTQ XLIX

28 Juli 2026 - 21:23 WIB

Maksimalkan Persiapan Evaluasi, Sekda Banjar Dorong OPD Hadirkan Pelayanan Publik yang Berkualitas

28 Juli 2026 - 21:21 WIB

Trending di ADVERTORIAL