Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

HEADLINE · 17 Des 2025 17:39 WIB

Terjangan Angin Singkat Rusak Rumah Warga


 Kondisi Salah Satu Rumah Warga Pasca Atap Tersapu Angin Kencang. Foto: Akwan (Rabu 17/12/2025). Perbesar

Kondisi Salah Satu Rumah Warga Pasca Atap Tersapu Angin Kencang. Foto: Akwan (Rabu 17/12/2025).

 Ricek.ID, Martapura– Cuaca ekstrem melanda wilayah Sungai Sipai Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar, Rabu (17/12/2025) sore. Angin kencang yang muncul secara mendadak, disertai hujan lebat, menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga dan infrastruktur kelistrikan di kawasan Jalan Perjuangan.

Terjangan angin berdampak langsung pada permukiman penduduk. Beberapa atap rumah terlepas, pohon tumbang menimpa area sekitar rumah, sementara kabel dan tiang listrik mengalami kerusakan.

Berdasarkan keterangan warga, sedikitnya tiga hingga empat rumah mengalami kerusakan, dengan satu rumah dilaporkan terdampak cukup parah.

Tumaniah, salah seorang warga, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut berlangsung dalam hitungan detik. Guncangan kuat yang dirasakannya sempat menimbulkan kepanikan di dalam rumah.

“Rumah bergoyang sangat keras, saya kira terjadi gempa. Tiba-tiba atap terangkat. Anak saya sempat tertimpa, tapi syukurnya tidak mengalami luka,” ujarnya.

Ia menambahkan, arah angin datang dari bagian belakang rumah dan menghantam bangunan secara langsung. Beberapa pohon yang berada di sekitar permukiman ikut tumbang.

Keterangan serupa disampaikan Abdul Salam, warga setempat. Menurutnya, hembusan angin berlangsung sangat singkat, namun memiliki kekuatan cukup besar.

“Tidak sampai satu menit, mungkin sekitar 10 detik saja. Anginnya sangat kuat. Hujan baru turun setelah angin reda,” katanya.

Abdul Salam menyebutkan, kerusakan paling banyak terjadi pada bagian atap, teras rumah, serta pagar seng yang terlepas akibat terpaan angin.

Selain kerusakan bangunan, cuaca ekstrem ini juga mengganggu jaringan listrik di kawasan tersebut. Beberapa kabel putus dan sejumlah tiang listrik dalam kondisi miring, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan warga.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Polres Banjar Tangkap Pelaku Pembunuhan di Pengaron Tiga Pekan Setelah Kejadian

22 Juni 2026 - 16:11 WIB

Polda Kalsel Gagalkan ​128,7 Kg Sabu Senilai Rp231 Miliar

18 Juni 2026 - 20:25 WIB

HUT ke-38, PTAM Intan Banjar Tebar Promo Besar

17 Juni 2026 - 17:21 WIB

Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

14 Juni 2026 - 14:02 WIB

Perketat Jalur Merak-Bakauheni, Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal

12 Juni 2026 - 18:40 WIB

Dua Tersangka Korupsi Kuota Haji Ditahan, KPK Sebut Kerugian Negara Sebesar Rp622 Miliar

12 Juni 2026 - 18:36 WIB

Trending di HEADLINE