Menu

Mode Gelap
Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura

Kab. Banjar · 6 Des 2024 22:32 WIB

Tingkatkan Kapasitas SDM, Pambakal se-Kabupaten Banjar akan ‘Disekolahkan’ ke IPDN


 Ketua Apdesi Kabupaten Banjar, Kasmayuda (kiri) dan Kadis PMD Banjar, Syahrialludin (kanan). foto-hendra Perbesar

Ketua Apdesi Kabupaten Banjar, Kasmayuda (kiri) dan Kadis PMD Banjar, Syahrialludin (kanan). foto-hendra

Riceknews.Id – DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Banjar punya misi menjadikan para kepala desa yang berkarakter, yakni mampu dalam manajerial, visioner, dan punya jiwa kepemimpinan yang menjadi teladan warganya.

Ketua Apdesi Banjar, Kasmayuda mengatakan bahwa sangat penting untuk terus meningkatkan kapasitas kepala desa. Sebab, zaman terus maju dan berbagai dinamika di masyarakat menuntut seorang pemimpin desa harus terus berkembang agar tidak ketinggalan.

“Kadang kala niat baik saja belum cukup bagi kepala desa, dia harus paham aturan dan sebagainya. Bisa saja seorang kades terjerat kasus korupsi, misalnya, karena ketidakpahaman dia soal aturan. Belum lagi menghadapi masyarakat yang beragam karakter, itu perlu seni dalam memimpin,” kata Kasmayuda, Jumat (6/12/2024).

Oleh karena itu, dia punya gagasan program dalam meningkatkan kapasitas kepala desa se-Kabupaten Banjar. Program dimaksud adalah “menyekolahkan” para pambakal ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), di Jatinangor, Jawa Barat (Jabar).

“Nantinya selama beberapa hari para pambakal akan mendapatkan bimtek kepemimpinan di IPDN. Kami berharap, setelah ini para pambakal juga lebih dapat bersinergi dengan pimpinan di atasnya seperti pemerintah kecamatan dan kabupaten, bukan individual,” papar Kasmayuda.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Banjar, Syahrialludin, tentu memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Menurutnya, ini selaras dengan program untuk menuju Indonesia Emas 2045.

“Saya pikir sudah sangat tepat para pambakal ini digodok di IPDN, karena di sana banyak narasumber dan pakar-pakar yang berkompeten, dan terbukti banyak melahirkan pejabat-pejabat yang berkompeten dan berdisiplin tinggi,” tutur Syahrial.

Ia melanjutkan, di IPDN selain disuguhkan berbagai materi, juga ada praktek ke lapangan serta latihan kedisiplinan. “Harapannya sepulang dari IPDN nanti, para pambakal juga lebih menunjukkan karakternya sebagai pamong, yaitu dapat lebih membina dan melayani masyarakatnya,” kata Syahrial.

Lebih lanjut, soal pendanaan nantinya akan menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) masing-masing desa, di mana salah satu prioritas ADD adalah untuk peningkatan SDM.

“Program ini sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun lalu, akhirnya dapat direalisasikan pada 2024 ini,” tutupnya.

Pewarta: Hendra

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Dispersip Banjar Gelar “Seibu Pertiwi” Meriahkan Hari Jadi & HUT RI ke-81

18 Agustus 2026 - 19:13 WIB

Rapat Paripurna DPRD Banjar, Bupati Sampaikan Raperda Perubahan APBD Rp3,14 Triliun

18 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Peringati Hari Jadi ke-76, Pemkab Banjar Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis

18 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Masuki Usia 76 Tahun, Kabupaten Banjar Perkokoh Posisi sebagai Lumbung Pangan Kalsel

18 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Disbudporapar Banjar Perkuat Promosi Budaya Lewat Media Digital

17 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Potensi Budaya Kabupaten Banjar Jadi Daya Tarik Wisata dan Penggerak Ekonomi

17 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Trending di ADVERTORIAL