Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

Kab. Banjar · 28 Mei 2025 15:12 WIB

Tingkatkan Kepesertaan, Disnakertrans Banjar Gelar Dialog Sosial BPJS Ketenagakerjaan


 Tingkatkan Kepesertaan, Disnakertrans Banjar Gelar Dialog Sosial BPJS Ketenagakerjaan Perbesar

Riceknews.id – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar Dialog Sosial BPJS Ketenagakerjaan, Rabu pagi (28/5/2025), di Hotel Grand Qin, Banjarbaru.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dari kalangan perusahaan dan pekerja informal di wilayah Kabupaten Banjar.

Dialog dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, HM Hilman. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja.

“BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan finansial bagi pekerja jika terjadi kecelakaan kerja, kematian, dan juga jaminan hari tua,” ujar Hilman.

Ia memaparkan, dari total 91.000 pekerja perusahaan dan UMKM yang terdata di Kabupaten Banjar, lebih dari 50 persen atau sekitar 40.000 orang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, terdapat 110.000 pekerja informal, namun baru 13.000 di antaranya yang terdaftar, dengan iuran yang ditanggung oleh Pemkab Banjar melalui skema subsidi.

“Melalui dialog ini, diharapkan berbagai kendala yang dihadapi perusahaan dalam mengikutsertakan pekerjanya dapat dijawab oleh narasumber,” lanjutnya.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Banjar, Hj Siti Mahmudah, menambahkan bahwa hingga saat ini capaian kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Banjar baru mencapai 25 persen. Menurutnya, capaian ini masih jauh dari target nasional yang ditetapkan Presiden Prabowo sebesar 99 persen pada tahun 2045.

“Pekerja informal seperti pedagang kaki lima, petani, dan nelayan menjadi fokus perhatian pemerintah daerah selain pekerja penerima upah dari sektor formal,” jelasnya. Ia juga mengimbau agar perusahaan yang belum mendaftarkan seluruh pekerjanya agar segera melakukannya demi perlindungan sosial yang layak.

Pada kesempatan tersebut, Sekda Banjar juga menyerahkan secara simbolis santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan, yang disalurkan melalui PT Palmina Utama kepada ahli waris almarhum Budi Rianto.

Dialog ini turut menghadirkan narasumber Eko Eklam Noprianto, Kabid Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banjarmasin, yang memberikan sosialisasi seputar perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Kencana Wati, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Mada Taruna, serta Plt Kasi Syarat Kerja dan Jamsostek Disnakertrans Kabupaten Banjar, Heldamarlina.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Festival Budaya Banjar 2026 Hadirkan Empat Kesenian Tradisional di Martapura

13 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Karhutla di Jalan Gubernur Syarkawi Picu Kabut Asap, Pengendara Diimbau Waspada

10 Oktober 2026 - 20:28 WIB

13 Sekolah di Banjar Ikuti Lomba Pertolongan Pertama PMR Tingkat Madya

10 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Salurkan 10.000 Liter Air Bersih di 16 Lokasi Terdampak Kekeringan, Polres Banjar Siapkan Bantuan Bergilir

9 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Jukung Diduga Tenggelam, Warga Ditemukan Meninggal di Waduk Riam Kanan

9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Optimalkan PAD, TP2DD Banjar Dorong Perluasan Transaksi Digital

9 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Trending di ADVERTORIAL