Menu ✖

Mode Gelap
Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan

ADVERTORIAL · 16 Okt 2026 18:51 WIB

Verifikasi Lapangan Tuntas, Tim STBM Award Kalsel Matangkan Hasil Penilaian


 Verifikasi Lapangan Tuntas, Tim STBM Award Kalsel Matangkan Hasil Penilaian Perbesar

Ricek.ID – Tim Penilai Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai mematangkan hasil setelah menyelesaikan verifikasi lapangan di tujuh kabupaten.

Tahapan tersebut dilanjutkan melalui rapat koordinasi di Aula Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Banjarbaru pada Jumat (16/10/2026), untuk merekap skor, menyamakan hasil telaah, serta membahas temuan selama kunjungan ke lokasi peserta.

Penilaian mencakup penerapan lima pilar STBM, yaitu Stop Buang Air Besar Sembarangan, Cuci Tangan Pakai Sabun, Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga, Pengamanan Sampah Rumah Tangga, serta Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga.

Kelima pilar tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong perilaku hidup bersih dan sehat, meningkatkan kualitas sanitasi, serta memperkuat pencegahan penyakit berbasis lingkungan.

Lokasi verifikasi meliputi Kabupaten Kotabaru, Tanah Bumbu, Hulu Sungai Tengah, Tabalong, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, dan Tapin.

Kepala Seksi Pencegahan, Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Menular dan Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel sekaligus anggota Tim Penilai STBM Award, Rizqy Nofal, mengatakan rapat tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh skor dan catatan lapangan telah dibahas secara objektif.

“Rekapitulasi ini menjadi dasar untuk menentukan tiga besar. Selain itu, catatan selama penilaian juga akan dirumuskan menjadi rekomendasi bagi kabupaten serta desa/kelurahan yang telah dinilai,” katanya.

Menurut Nofal, STBM Award tidak semata-mata berorientasi pada penetapan pemenang, tetapi juga menjadi sarana pembinaan untuk mempertahankan capaian yang sudah baik dan memperbaiki aspek yang masih perlu ditingkatkan.

“Harapannya, kegiatan ini dapat terus mendorong keberlanjutan penerapan lima pilar STBM di masyarakat,” ujarnya.

Proses penilaian dilakukan oleh tim lintas sektor yang dipimpin Ketua Tim Juri STBM Award Kalsel, Anhar Ikhwan, dengan melibatkan unsur Dinas Kesehatan, Bappeda, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalsel.

Penetapan akhir STBM Award Provinsi Kalsel Tahun 2026 akan dilakukan setelah seluruh tahapan rekapitulasi selesai.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Konsolidasi Nasional K-Gibran di Solo, Delegasi Kalsel Hadir dengan 14 Pengurus

31 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemprov Kalsel Uji Efektivitas Pemadaman Karhutla dengan Cairan Surfaktan untuk Operasi Water Bombing

31 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Perluas Lapangan Pekerjaan & Tekan Angka Pengangguran, ‎Gubernur Apresiasi Program POLIRAN Polda Kalsel

31 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Perkuat Sinergi untuk Pendidikan Anak Usia Dini, Bunda PAUD Kalsel Hadiri Milad ke-24 IGRA

31 Oktober 2026 - 11:10 WIB

PWI & PT Pelsart Bagikan Bantuan Tandon Air untuk Warga Terdampak Krisis Air Bersih di Kotabaru

30 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Pemkab Kotabaru Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengelola Perpustakaan Sekolah

29 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Trending di ADVERTORIAL