Ricek.ID – Wali kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, tegaskan seluruh pasien di Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman harus mendapatkan pelayanan yang sama tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi sosial ekonomi.
Hal ini ia disampaikan saat memberikan arahan dan pembinaan kepada seluruh pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSD Idaman Banjarbaru di Aula Lantai 4 RSD Idaman pada Jumat (26/6/2026).
Dalam arahannya, Lisa Halaby mengapresiasi dedikasi tenaga medis, tenaga kesehatan, hingga jajaran administrasi yang selama ini memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, rumah sakit merupakan wajah pelayanan publik pemerintah daerah di bidang kesehatan sehingga profesionalisme dan integritas seluruh pegawai harus terus dijaga.
Lisa Halaby menjelaskan status BLUD memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan rumah sakit. Namun, kewenangan tersebut harus diiringi dengan tanggung jawab, akuntabilitas, serta komitmen meningkatkan mutu pelayanan.
Ia menekankan empat prinsip yang harus menjadi pedoman seluruh pegawai, yakni menjaga integritas dan disiplin, mengedepankan pelayanan yang ramah dan humanis, memperkuat kerja sama tim, serta meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan.
Secara khusus, Lisa Halaby meminta seluruh jajaran RSD Idaman memperlakukan setiap pasien secara adil tanpa diskriminasi.
“Orang yang datang ke rumah sakit adalah orang yang sedang sakit atau keluarganya yang sedang cemas. Sembuhkan mereka tidak hanya dengan obat, tetapi juga dengan senyuman, tutur kata yang santun, dan empati. Layani masyarakat tanpa memandang status sosial,” imbuhnya.
Pemerintah Kota Banjarbaru, lanjutnya, berkomitmen terus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, termasuk melalui perhatian terhadap kesejahteraan pegawai BLUD sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat.
Sumber : Media Center Banjarbaru













