Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

Kab. Kotabaru · 7 Jul 2025 19:15 WIB

Warga di Kotabaru Keluhkan Harga Gas LPG 3Kg Melambung, Capai Rp60 Ribu


 Penjual eceran gas LPG 3Kg di Kotabaru mematok harga hingga Rp60 ribu pertabung. foto-istimewa Perbesar

Penjual eceran gas LPG 3Kg di Kotabaru mematok harga hingga Rp60 ribu pertabung. foto-istimewa

Riceknews.Id – Harga gas elpiji subsidi 3 kilogram atau “gas melon” melonjak drastis di dua desa di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Sejak sepekan terakhir, harga jual di tingkat pengecer dilaporkan jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp19.000, kini mencapai Rp60.000 per tabung di eceran, Senin (7/7/2025).

Warga Desa Dirgahayu dan Desa Semayap menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya, mengingat mereka sangat bergantung pada gas subsidi tersebut. Kedua desa yang berdekatan ini mengalami kelangkaan gas melon dengan harga wajar.

Icha (26), seorang ibu rumah tangga dari Desa Dirgahayu, mengeluh harga gas 3 kg di warung kecil tak masuk akal. “Kasihan masyarakat. Tidak semua mampu beli gas melon Rp50.000, apalagi sampai Rp60.000. Kalau kosong masih kami maklumi, tapi ini karena permainan harga, kami sangat dirugikan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Syamsul Ahmad (39), pedagang pentol keliling asal Desa Semayap. “Beli di pangkalan memang lebih murah, tapi itu cuma untuk warga terdaftar. Kami yang tidak terdaftar terpaksa beli di pengecer dengan harga mahal. Ini sangat membebani, apalagi kami hidup pas-pasan,” keluhnya.

Masyarakat berharap pihak berwenang segera mengawasi dan menertibkan oknum pengecer yang mengambil keuntungan pribadi. Selain itu, warga juga meminta transparansi dan perluasan akses agar bisa mendapatkan gas subsidi langsung dari pangkalan.

Hingga berita ini diterbitkan, pemerintah dinas terkait dan Pertamina belum memberikan keterangan resmi terkait permasalahan ini.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Paripurna DPRD, Bupati Kotabaru Sampaikan KUPA & PPAS Perubahan APBD Tahun 2026

3 Agustus 2026 - 17:04 WIB

Kunjungan Ke Makodim 1004, GOW Kotabaru Gelar Pertemuan & Edukasi Kesehatan Mental

3 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Pemkab Kotabaru Hadiri Malam Ramah Tamah Kunjungan KRI Banjarmasin-592

3 Agustus 2026 - 10:48 WIB

GENSAI Movement Gelar Pekan ASI Sedunia Kotabaru 2026, Usung Tema “Ibu Bahagia, ASI Lancar”

2 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Pemkab Kotabaru Bersama Perwosi Resmi Tutup Perwosi Cup I 2026

31 Juli 2026 - 17:00 WIB

PT Pelsart & PGRI Gelar Pelatihan, 70 Guru di Sungai Durian & Pamukan Barat Tingkatkan Kompetensi

31 Juli 2026 - 16:56 WIB

Trending di ADVERTORIAL