Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

HEADLINE · 7 Feb 2025 20:44 WIB

1.092 Hektare Lahan Pertanian di Kabupaten Banjar Puso Akibat Banjir


 Lahan pertanian terdampak banjir. foto-haris Perbesar

Lahan pertanian terdampak banjir. foto-haris

Riceknews.id – Sebanyak 1.092 hektare lahan pertanian di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mengalami puso atau gagal panen akibat banjir yang melanda selama sebulan terakhir.

“Data ini masih dalam tahap proses penghitungan,” ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Bencana (P2B) Dinas Pertanian (Distan) Banjar, Imelda Rosanty, Kamis (6/2/2025) sore.

Data tersebut merupakan hasil penghitungan dari dua tahap pertanian, yaitu semai dan tanam, pada periode Oktober 2024 hingga Maret 2025.

“Penghitungan lahan semai dilakukan dengan ukuran tiap 25 kilogram (kg) setara dengan 1 hektare,” jelas Imelda.

15 Kecamatan Terdampak

Imelda merinci, terdapat 15 kecamatan yang lahan pertaniannya terdampak banjir.

“Wilayah yang terdampak paling parah adalah Astambul, dengan 38.975 kg lahan semai dan 3 hektare lahan yang sudah ditanami mengalami kerusakan. Sementara itu, Cintapuri Darussalam mengalami puso paling banyak, yaitu 12.000 kg dari 17.000 kg lahan semai yang terdampak,” tuturnya.

Jika 25 kg semai setara dengan 1 hektare, maka total lahan pertanian yang terdampak di Kabupaten Banjar mencapai 4.162 hektare.

Bantuan Benih untuk Petani

Imelda memastikan bahwa setelah proses penghitungan lahan terdampak selesai, pihaknya akan memberikan bantuan stimulan benih kepada para petani.

“Kami akan memberikan stimulan benih bagi lahan-lahan yang mengalami puso,” tegasnya.

Selain itu, 57 dari 116 hektare lahan hortikultura di beberapa kecamatan juga mengalami puso, dan sebagian besar merupakan tanaman cabai.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Hujan Deras & Angin Kencang Tumbangkan Pohon Trembesi di Sungai Ulin, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

6 November 2026 - 18:56 WIB

Penanganan Kasus Pembakaran Lahan di Dua Kecamatan, Polres Banjar Tetapkan Tiga Tersangka

3 November 2026 - 15:57 WIB

Pasca Operasi Bersih, Polres Banjar Bongkar Peredaran Miras Oplosan & Pabrikan

3 November 2026 - 15:54 WIB

Ungkap Peredaran Narkoba & Obat Terlarang, Polres Banjar Sita Sabu 131,55 Gram

3 November 2026 - 15:51 WIB

Dugaan Peredaran Narkotika di Tempat Hiburan Malam, Polsek Pelaihari Ringkus Dua Pengedar Ekstasi

2 November 2026 - 17:36 WIB

Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun

1 November 2026 - 19:34 WIB

Trending di DAERAH