Menu

Mode Gelap
Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak ABK Jatuh di Perairan Trisakti Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Berakhir

HEADLINE · 23 Jan 2026 21:13 WIB

1.297 Hektare Sawah di Kabupaten Banjar Rusak Total Akibat Banjir


 1.297 Hektare Sawah di Kabupaten Banjar Rusak Total Akibat Banjir Perbesar

Martapura, Ricek.IDBanjir yang merendam Kabupaten Banjar sejak akhir 2025 hingga awal 2026 mengakibatkan 1.297 hektare lahan pertanian rusak total atau puso.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Banjar per 19 Januari 2026, kerugian materiil diperkirakan melampaui Rp300 juta.

​Kepala Dinas Pertanian Banjar, Warsita, merinci bahwa dari total 9.361 hektare lahan yang terdampak, 1.297 hektare di antaranya tidak dapat diselamatkan.  Kerusakan juga menyasar 6.445 kilogram benih dan 147 kilogram lacakan.

​”Kecamatan Beruntung Baru menjadi wilayah terdampak terparah seluas 991 hektare, disusul Martapura Barat 141 hektare, dan Martapura Timur 121 hektare,” ujar Warsita, Kamis (22/1/2026).

​Skema Bantuan dan Asuransi

​Menyikapi kondisi tersebut, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) tengah merampungkan pendataan lapangan sebagai basis pengusulan bantuan ke pemerintah daerah maupun pusat.

​Warsita menjelaskan, pemerintah akan menyalurkan bantuan berupa benih padi serta sarana prasarana pertanian. Sebagian alat dan mesin pertanian (alsintan) bahkan telah didistribusikan melalui kelompok tani dan brigade pangan.

​”Kami juga berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian terkait program cetak sawah rakyat dan optimalisasi lahan. Semua area terdampak akan diinventarisir,” tambahnya.

​Bagi petani yang terdaftar dalam program asuransi, proses klaim sudah mulai berjalan, di antaranya:

• ​Martapura Barat: 90 hektare lahan.
• ​Martapura Timur: 24 hektare lahan.

​Percepatan Tanam

​Selain padi, Dinas Pertanian masih mendata kerusakan pada tanaman hortikultura seperti cabai.

Warsita mengimbau para petani segera melakukan percepatan tanam begitu cuaca membaik, mengingat musim kemarau diprediksi tiba lebih awal.

​”Intinya percepatan tanam. Begitu kondisi memungkinkan, langsung olah lahan agar bisa mengejar target dua kali tanam tahun ini,” pungkasnya.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Pastikan Tepat Sasaran, DPKP Kalsel Perketat Pengawasan Penyaluran Pupuk Bersubsidi

7 Mei 2026 - 18:59 WIB

Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

7 Mei 2026 - 09:20 WIB

Kalsel Kembali Berduka, KH. Husin Naparin Tutup Usia

6 Mei 2026 - 17:38 WIB

Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban

6 Mei 2026 - 13:30 WIB

Jaga Profesionalitas Anggota, Polri Tegaskan Larangan Live Streaming Saat Bertugas

5 Mei 2026 - 22:30 WIB

Distan Banjar Wajibkan Pengukuran Lahan Baru Pakai Sistem Poligon

5 Mei 2026 - 21:25 WIB

Trending di ADVERTORIAL