Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

ADVERTORIAL · 26 Jun 2026 18:19 WIB

Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII Gorontalo 2026, Kalsel Raih Sejumlah Prestasi Membanggakan


 Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII Gorontalo 2026, Kalsel Raih Sejumlah Prestasi Membanggakan Perbesar

Ricek.ID – Kontingen Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) torehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026 yang berlangsung di Provinsi Gorontalo.

Penutupan PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 ini dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama jajaran menteri, Panglima TNI, Kapolri, para gubernur, dan sekitar 50.000 peserta ini menjadi wadah pertukaran inovasi, teknologi, serta pengembangan usaha menuju swasembada pangan nasional.

Dalam acara Closing Ceremony PENAS KTNA XVII Tahun 2026, Provinsi Kalsel berhasil meraih Juara I Karya Wirausaha Petani–Nelayan melalui Rumah Produksi Henahuafiz asal Martapura, Kabupaten Banjar. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan menampilkan produk unggulan daerah yang inovatif, berkualitas, serta memiliki daya saing di tingkat nasional.

Selain itu, Kalimantan Selatan juga berhasil meraih Juara III Lomba Stand Kategori A Pemerintah Provinsi, sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya promosi berbagai potensi unggulan Banua di sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan selama penyelenggaraan PENAS KTNA XVII.

Prestasi lainnya diraih pada Temu Karya Wirausaha, di mana Gula Aren Semut asal Kalsel sukses meraih Juara I. Capaian tersebut menjadi bukti produk olahan perkebunan Banua memiliki kualitas, inovasi, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono, di Banjarbaru pada Kamis (25/6/2026) menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian yang diraih kontingen Kalsel. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan sinergi seluruh peserta serta dukungan berbagai pihak.

“Alhamdulillah, capaian ini menjadi kebanggaan bagi Kalimantan Selatan. Keberhasilan meraih Juara I Karya Wirausaha Petani–Nelayan dan Juara III Stand Pemerintah Provinsi menunjukkan bahwa produk dan potensi daerah kita mampu bersaing di tingkat nasional. Ini juga menjadi motivasi bagi para pelaku usaha, petani, nelayan, serta pembudidaya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk,” ujarnya.

Rusdi Hartono menambahkan, PENAS KTNA bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran, pertukaran informasi, serta penguatan jejaring antarpelaku usaha dan pelaku utama sektor pangan dari seluruh Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, kita dapat memperluas wawasan, memperkuat kolaborasi, dan membuka peluang pengembangan usaha yang lebih besar. Prestasi yang diraih hendaknya menjadi pemacu semangat untuk terus memajukan sektor kelautan, perikanan, pertanian, peternakan, dan perkebunan di Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Rusdi berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dan para pelaku usaha di daerah untuk terus mengembangkan produk unggulan yang bernilai tambah, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.

Sementara itu Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel, Suparmi, di Banjarbaru pada Jumat (26/6/2026) menyampaikan apresiasi kepada seluruh petani, peternak, penyuluh, pelaku usaha, serta anggota kontingen Kalsel yang telah bekerja keras sehingga mampu mengharumkan nama daerah pada ajang nasional tersebut.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan pertanian Kalimantan Selatan. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat kelembagaan petani dan peternak, serta mendorong lahirnya wirausahawan pertanian yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Menurut Suparmi, keberhasilan produk Gula Aren Semut meraih penghargaan nasional menunjukkan bahwa komoditas perkebunan Kalsel memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah yang mampu meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperluas akses pasar.

Ia berharap capaian tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh pelaku utama dan pelaku usaha pertanian di Kalsel untuk terus berinovasi, mengembangkan agribisnis berbasis potensi lokal, serta mendukung program ketahanan pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“PENAS XVII menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pertanian, sekaligus mendorong penerapan inovasi dan teknologi demi mewujudkan sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan,” tutup Suparmi.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Apresiasi Boxing Sport Tourism, Pemko Banjarbaru Berharap Dapat Promosikan Pariwisata Daerah

27 Juni 2026 - 04:52 WIB

Resmi Dibuka, Boxing Sport Tourism Aeris Hotel Sajikan 12 Partai Pertandingan

27 Juni 2026 - 04:46 WIB

Gubernur Kalsel Kunjungi RSUD Ansari Saleh, Tinjau Rencana Pembangunan Gedung Kedokteran Nuklir & Pusat Layanan Jantung Terpadu

26 Juni 2026 - 19:49 WIB

Dispora & FORSGI Kalsel Dorong Pembinaan Atlet melalui Festival Sepak Bola Usia Dini U-10 & U-12

26 Juni 2026 - 19:40 WIB

Bunda PAUD Banjarmasin Ajak Para Pendidik Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Mutu Layanan Pendidikan

26 Juni 2026 - 19:28 WIB

Di Buka Sekda Banjarmasin, Public Hearing Standar Pelayanan Disperdagin Serap Aspirasi Masyarakat

26 Juni 2026 - 19:25 WIB

Trending di Banjarmasin