Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

HUKUM · 28 Des 2022 16:36 WIB

Kasus Narkoba di Kalsel Masuk 10 Besar Tertinggi, Banjarbaru dan Banjarmasin Tertinggi di Kalsel


 Ilustrasi pecandu narkoba. Foto: Pixabay Perbesar

Ilustrasi pecandu narkoba. Foto: Pixabay

Kasus penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang (narkoba) di Kalimantan Selatan masuk sepuluh besar dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia.

Hal ini diungkapkan Plt. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru, Iskandar Adam, saat launching Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba) di Kelurahan Guntung Manggis Kota Banjarbaru, belum lama tadi.

“Kalimantan Selatan masuk 10 besar tepatnya itu jumlah penyalahgunaan narkoba termasuk di kota Banjarbaru, mencapai 57.727 kasus,” ungkapnya.

Dari jumlah kasus Narkoba yang ada di Kalimantan Selatan, kasus tertinggi ada di dua kota dengan persentase sama mencapai 20%.

Plt. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru, Iskandar Adam
Plt. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru, Iskandar Adam

“20 persen atau 11 ribu diantaranya di kota Banjarbaru dan 20 persen juga di kota Banjarmasin, sisanya itu tersebar di 11 kabupaten yang ada,” ujar Iskandar Adam.

Lanjutnya, angka kasus Narkoba yang tinggi tentunya disertai dengan adanya permintaan yang banyak, oleh karena itu peredaran narkotika, psikotropika dan zat aditif tersebut harus diputus.

Saya pastikan penyuplai atau bandar narkobanya juga banyak, ini kita putus dengan menciptakan kelurahan bersinar ini.

Iskandar Adam

Kesempatan Berbeda, Wakil Walikota Banjarbaru Wartono mengatakan, peredaran Narkoba sangat membahayakan bagi generasi muda.

“Jangan sampai Narkoba seolah-olah menjadi hal yang biasa, ini sangat membahayakan sekali. Mari kita sama-sama berkolaborasi, bersinergi memberantas narkoba termasuk di kota Banjarbaru ini,” ajaknya.

Wakil Walikota Banjarbaru, Wartono
Wakil Walikota Banjarbaru, Wartono

Wartono juga menambahkan, masyarakat dapat melaporkan apabila melihat ada hal mencurigakan yang mengindikasikan adanya penyalahgunaan narkoba.

Makanya di setiap kelurahan didirikan Bersih Narkoba. Diharapkan dukungan masyarakat untuk deteksi dini dengan melaporkan apabila ada indikasi peredaran atau pemakai Narkoba.

Wartono
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Polres Banjar Tangkap Pelaku Pembunuhan di Pengaron Tiga Pekan Setelah Kejadian

22 Juni 2026 - 16:11 WIB

Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Bareskrim Polri Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional

21 Juni 2026 - 20:42 WIB

Kasi Pidum Kejari Banjar Terbitkan Buku Perdana, Bongkar Problem Restitusi Korban & Peran Kejaksaan sebagai Kurator Negara

21 Juni 2026 - 09:57 WIB

Polda Kalsel Gagalkan ​128,7 Kg Sabu Senilai Rp231 Miliar

18 Juni 2026 - 20:25 WIB

Terkait Penerbitan SIM, Korlantas Tegaskan Hal Tersebut Kewenangan Polri

17 Juni 2026 - 02:56 WIB

KJRI Johor Bahru Dampingi Tiga WNI yang Jadi Korban Kekerasan Majikan

17 Juni 2026 - 02:53 WIB

Trending di HUKUM