Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

HEADLINE · 23 Agu 2024 21:58 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa Kawal Putusan MK di Banjarmasin Berujung Ricuh


 Unjuk Rasa Mahasiswa Kawal Putusan MK di Banjarmasin Berujung Ricuh Perbesar

Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Selatan berkumpul di titik 0 Kilometer dan melakukan long march menuju gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan, Jumat (23/8/2024) sekitar pukul 15.00 WITA.

Sambil membawa poster, massa berusaha mendekati gedung DPRD namun dihadang oleh ratusan personel kepolisian yang dilengkapi peralatan lengkap.

Aksi saling dorong antara mahasiswa dan polisi pun tak terhindarkan. Meski sempat dipukul mundur, para demonstran memutuskan untuk bertahan di lokasi unjuk rasa hingga malam hari.

Ketegangan kembali meningkat saat barisan mahasiswa kembali mencoba menerobos barikade pengamanan. Dalam situasi yang semakin memanas, massa mulai melemparkan berbagai benda seperti botol dan batu ke arah polisi.

Tindakan tersebut mendapat respons dari pihak kepolisian yang segera melakukan pengamanan terhadap beberapa mahasiswa yang diduga sebagai provokator.

Namun, dalam proses tersebut, diduga terjadi tindakan kekerasan berupa pemukulan dan penyeretan paksa terhadap mahasiswa oleh petugas.

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badko Kalimantan Selatan, Abdi Aswadi, menyatakan bahwa bentrokan tersebut mengakibatkan puluhan mahasiswa menjadi korban.

“Ada puluhan teman-teman kami yang mengalami luka-luka, sesak napas, hingga pingsan. Beberapa di antaranya harus dilarikan ke RSUD Ulin Banjarmasin dan RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin,” ujarnya kepada awak media di lokasi unjuk rasa.

Di sisi lain, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Cuncun Kurniadi, membantah adanya tindakan kekerasan berlebihan dari pihak kepolisian.

Menurutnya, pengamanan dilakukan sesuai prosedur untuk mengendalikan situasi yang semakin memanas.

“Kami hanya melakukan pengamanan sesuai prosedur. Jika ada mahasiswa yang diduga provokator, kami akan proses sesuai hukum yang berlaku,” jelasnya.

Ia menambahkan, terdapat korban dari sejumlah petugas pengamanan yang sudah mendapat penanganan medis.

Cuncun memastikan pihaknya akan bertanggung jawab kepada para korban yang dirujuk ke rumah sakit.

Dari data sementara pihak mahasiswa juga mengklaim ada 3 orang dari rombongan yang belum diketahui keberadaannya.

Massa akhirnya membubarkan diri, setelah bertahan sekitar 6 jam di lokasi unjuk rasa. Sementara pantauan di lapangan, lebih dari 5 unit ambulans sibuk mengevakuasi para korban.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gegerkan Warga Sekumpul, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah Kontrakan

5 Agustus 2026 - 06:21 WIB

Polda Kalsel Musnahkan 172,4 Kg Sabu Senilai Rp311 Miliar Jaringan Freddy Pratama

4 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia

2 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura

2 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru

2 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Kemarau Ancam 330 Hektare Sawah di Kabupaten Banjar, Petani Usul Sumur Bor Cegah Gagal Panen

1 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Trending di DAERAH