Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

ADVERTORIAL · 22 Okt 2024 17:29 WIB

Dorong Santri Menanamkan Nilai-Nilai Perjuangan untuk NKRI


 Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2024 di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin. foto:adpim Perbesar

Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2024 di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin. foto:adpim

Gubernur Kalimantan Selatan melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2024 di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Jl. A. Yani Km. 28 Landasan Ulin Kota Banjarbaru, Selasa (22/10/2024) pagi.

Pukulan drumband berbunyi, prosesi upacara pun dimulai. Komandan Upacara memberikan hormat kepada Pembina Upacara, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kemenag Kalsel), Muhammad Tambrin.

Pada peringatan Hari Santri Tahun 2024 ini Kementerian Agama RI mengusung tema: “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan”. Dalam momentum itu, Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Muhammad Tambrin menyampaikan sambutan dari amanat Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Nasaruddin Umar.

“Hari Santri yang kita peringati setiap tanggal 22 Oktober adalah momentum bagi kita semua untuk mengenang dan meneladani para santri yang telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” ucap Kanwil Kemenag Kalsel, Muhammad Tambrin.

Sejarah telah mencatat bahwa kaum santri adalah salah satu kelompok yang paling aktif menggelorakan perlawanan terhadap para penjajah. Dan salah satu bukti perlawanan santri terhadap para penjajah adalah peristiwa “Resolusi Jihad” pada tanggal 22 Oktober tahun 1945 yang dimaklumatkan oleh Hadratus Syekh Kiai Haji Hasyim Asyari.

Jika para pendahulu telah mewariskan nilai-nilai luhur untuk bangsa, menurut Tambrin, maka santri masa kini bertanggung jawab untuk tidak sekadar menjaganya tetapi melainkan juga berkontribusi dalam membangun masa depan masyarakat yang lebih baik.

“Masa depan Indonesia ada di pundak kalian. Maka saya berharap Hari Santri tahun 2024 ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita semua, khususnya para santri dalam merengkuh masa depan dan mewujudkan cita-cita bangsa,” harap Tambrin.

Sementara itu Gubernur Kalsel melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso turut mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2024 yang terkhususnya ada di Kalimantan Selatan.

“Bapak Gubernur mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2024. Mudah-mudahan di hari santri ini, para santri turut menanamkan nilai-nilai perjuangan untuk NKRI,” ucap Staf Ahli, Adi Santoso.

Menurut Adi Santoso, perjuangan sekarang harus disesuaikan dengan zaman. Misalnya saja, para santri tekun belajar dengan sungguh-sungguh maka perjuangan itu terwujud dengan nyata.

Adi Santoso menuturkan, para santri juga mempelopori akhlak-akhlak yang baik untuk kalangan pelajar sebagai generasi muda. Sehingga, semangat perjuangan para santri terdahulu dapat terwujud dengan generasi sekarang.

“Perjuangan yang bisa diwujudkan di zaman sekarang. Selamat hari santri nasional 2024, dan harapan Bapak Gubernur dapat dilaksanakan dengan lebih meriah lagi,” harap Adi Santoso.

Adapun, santriwati asal Pondok Pesantren Al-Falah Putri Kota Banjarbaru, Syafaatul Aura menginginkan agar para santri semakin giat menuntut ilmu agamanya, serta perkembangan pondok semakin maju.

“Mudahan, pondok-pondok di Kalsel semakin maju dan berkembang. Para santrinya juga semakin berwawasan,” harap Syafaatul.

Seorang santri Pondok Pesantren Al-Muhajirin 3 Kota Banjarbaru, Arizal Kurniawan mengharapkan agar para santri di seluruh Indonesia, tak terkecuali yang ada di Kalimantan Selatan itu dapat meningkatkan keilmuan agamanya, sehingga mendorong untuk kemajuan bangsa ini.

“Namanya juga perjuangan sebagai santri, ya belajarnya tidak setengah-setengah. Apalagi tantangan era sekarang dengan perkembangan teknologi, ada sosial media. Padahal yang perlu kita cari adalah ilmu dan keberkahan itu,” pungkasnya.

Diakhir, penyerahan tanda mata sebagai penghargaan kepada Pimpinan Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyyah, Kabupaten Hulu Sungai Utara tentang Koperasi Santri Terbaik Tingkat Provinsi Kalsel. Kedua, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Baladul Amin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan tentang Green Hause Terbaik Tingkat Provinsi Kalsel.

Ketiga, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Jannah, Kota Banjarmasin tentang Lima Besar Nilai-nilai Tertinggi Nasional Jenjang Ulya. Keempat, Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam, Kabupaten Hulu Sungai Utara tentang Tujuh Besar Nilai Rata-rata Tertinggi Nasional Jenjang Wustha. (adpim)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Paripurna DPRD, Bupati Kotabaru Sampaikan KUPA & PPAS Perubahan APBD Tahun 2026

3 Agustus 2026 - 17:04 WIB

Kunjungan Ke Makodim 1004, GOW Kotabaru Gelar Pertemuan & Edukasi Kesehatan Mental

3 Agustus 2026 - 16:40 WIB

GMKI Gunungsitoli Sukses Laksanakan LKD 2026, Siap Mengabdi di Tiga Medan Layan : Gereja, Perguruan Tinggi & Masyarakat

3 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Pemkab Kotabaru Hadiri Malam Ramah Tamah Kunjungan KRI Banjarmasin-592

3 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Wakil Ketua IV KBB Sambut Wisatawan Malaysia, Dorong Evaluasi Layanan & Fasilitas Ramah Lansia

2 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Kabupaten Banjar Jadi Tuan Rumah Festival Gateball se-Kalsel Piala Ketua KORMI 2026

2 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Trending di ADVERTORIAL