Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

HEADLINE · 23 Jan 2025 12:05 WIB

Ribuan Hektare Lahan Pertanian Terdampak Banjir, Distan Banjar: Berpotensi Meningkat


 Lahan Pertanian di Desa Mekar, Martapura Timur, Kabupaten Banjar kini menjadi tempat memancing warga. foto-haris Perbesar

Lahan Pertanian di Desa Mekar, Martapura Timur, Kabupaten Banjar kini menjadi tempat memancing warga. foto-haris

Riceknews.id – Lahan pertanian terdampak perubahan iklim berupa banjir di Kabupaten Banjar, Kalsel, terancam semakin meluas, seiring berlangsungnya musim hujan.

Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Bencana (P2B) Dinas Pertanian (Distan) Banjar, Imelda Rosanty, mengatakan pihaknya saat ini terus mendata jumlah sawah yang terdampak banjir.

“Peningkatan jumlah lahan yang terdampak banjir ini bersifat akumulatif dan masih dalam pengembangan data,” kata Imelda, Rabu (22/1/2025).

Imelda menjelaskan bahwa dampak banjir terhadap lahan pertanian periode tanam Oktober – Maret (Okmar) 2024 – 2025 terbilang lebih sedikit jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Hal ini karena seiring meningkatnya kesadaran para petani terhadap perubahan iklim cuaca.

“Sehingga saat ini terjadi perubahan pola tanam akibat dampak banjir,” tutur Imelda.

Data teranyar, 21 Januari 2025, Distan mencatat seluas 8.231 hektare lahan pertanian terdampak banjir se-Kabupaten Banjar

Dari 8.231 hektare lahan tersebut, 140 hektare tanaman padi yang terdampak, dan 138 hektar mengalami kerusakan total atau puso tanaman padi. Adapun yang masih semai, sebanyak 12.568 kilo gram yang terdampak banjir.

Hingga saat ini, Distan Banjar belum dapat memberikan bantuan stimulan benih untuk para petani yang lahannya terdampak banjir bahkan puso.

“Karena pengembangan data masih terus berlangsung, kami berencana memberikan stimulan benih kepada para petani yang lahannya terdampak setelah musim hujan berakhir,” terang Imelda.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Perketat Jalur Merak-Bakauheni, Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal

12 Juni 2026 - 18:40 WIB

Dua Tersangka Korupsi Kuota Haji Ditahan, KPK Sebut Kerugian Negara Sebesar Rp622 Miliar

12 Juni 2026 - 18:36 WIB

Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Pertamax Green, Pertalite dan Biosolar Tetap

10 Juni 2026 - 08:59 WIB

Buka Suara Soal Kasus Dugaan Pengeroyokan Anak di Martapura, Polres Banjar Sebut Penyidikan Terkendala Alat Bukti

10 Juni 2026 - 06:12 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Belum Tuntas, Keluarga Korban Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus

10 Juni 2026 - 06:09 WIB

Kejati Amankan Berkas Diduga Terkait Kasus Izin Tambang dari Kantor ESDM Kalsel

9 Juni 2026 - 12:09 WIB

Trending di DAERAH