Menu ✖

Mode Gelap
Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

HEADLINE · 23 Jan 2025 12:05 WIB

Ribuan Hektare Lahan Pertanian Terdampak Banjir, Distan Banjar: Berpotensi Meningkat


 Lahan Pertanian di Desa Mekar, Martapura Timur, Kabupaten Banjar kini menjadi tempat memancing warga. foto-haris Perbesar

Lahan Pertanian di Desa Mekar, Martapura Timur, Kabupaten Banjar kini menjadi tempat memancing warga. foto-haris

Riceknews.id – Lahan pertanian terdampak perubahan iklim berupa banjir di Kabupaten Banjar, Kalsel, terancam semakin meluas, seiring berlangsungnya musim hujan.

Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Bencana (P2B) Dinas Pertanian (Distan) Banjar, Imelda Rosanty, mengatakan pihaknya saat ini terus mendata jumlah sawah yang terdampak banjir.

“Peningkatan jumlah lahan yang terdampak banjir ini bersifat akumulatif dan masih dalam pengembangan data,” kata Imelda, Rabu (22/1/2025).

Imelda menjelaskan bahwa dampak banjir terhadap lahan pertanian periode tanam Oktober – Maret (Okmar) 2024 – 2025 terbilang lebih sedikit jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Hal ini karena seiring meningkatnya kesadaran para petani terhadap perubahan iklim cuaca.

“Sehingga saat ini terjadi perubahan pola tanam akibat dampak banjir,” tutur Imelda.

Data teranyar, 21 Januari 2025, Distan mencatat seluas 8.231 hektare lahan pertanian terdampak banjir se-Kabupaten Banjar

Dari 8.231 hektare lahan tersebut, 140 hektare tanaman padi yang terdampak, dan 138 hektar mengalami kerusakan total atau puso tanaman padi. Adapun yang masih semai, sebanyak 12.568 kilo gram yang terdampak banjir.

Hingga saat ini, Distan Banjar belum dapat memberikan bantuan stimulan benih untuk para petani yang lahannya terdampak banjir bahkan puso.

“Karena pengembangan data masih terus berlangsung, kami berencana memberikan stimulan benih kepada para petani yang lahannya terdampak setelah musim hujan berakhir,” terang Imelda.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Perkuat Produksi Pertanian, Pemprov Kalsel Panen Kacang Tanah di HSU

23 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Pertamina Apresiasi Polda Kalsel Ungkap Dugaan Penyalahgunaan 2.050 Liter Biosolar

23 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat

23 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

21 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Jukung Diduga Tenggelam, Warga Ditemukan Meninggal di Waduk Riam Kanan

9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Produksi Padi Nasional 2026 hingga Agustus Mencapai 43,89 Juta Ton

7 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Trending di NASIONAL