Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

HEADLINE · 7 Feb 2025 20:44 WIB

1.092 Hektare Lahan Pertanian di Kabupaten Banjar Puso Akibat Banjir


 Lahan pertanian terdampak banjir. foto-haris Perbesar

Lahan pertanian terdampak banjir. foto-haris

Riceknews.id – Sebanyak 1.092 hektare lahan pertanian di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mengalami puso atau gagal panen akibat banjir yang melanda selama sebulan terakhir.

“Data ini masih dalam tahap proses penghitungan,” ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Bencana (P2B) Dinas Pertanian (Distan) Banjar, Imelda Rosanty, Kamis (6/2/2025) sore.

Data tersebut merupakan hasil penghitungan dari dua tahap pertanian, yaitu semai dan tanam, pada periode Oktober 2024 hingga Maret 2025.

“Penghitungan lahan semai dilakukan dengan ukuran tiap 25 kilogram (kg) setara dengan 1 hektare,” jelas Imelda.

15 Kecamatan Terdampak

Imelda merinci, terdapat 15 kecamatan yang lahan pertaniannya terdampak banjir.

“Wilayah yang terdampak paling parah adalah Astambul, dengan 38.975 kg lahan semai dan 3 hektare lahan yang sudah ditanami mengalami kerusakan. Sementara itu, Cintapuri Darussalam mengalami puso paling banyak, yaitu 12.000 kg dari 17.000 kg lahan semai yang terdampak,” tuturnya.

Jika 25 kg semai setara dengan 1 hektare, maka total lahan pertanian yang terdampak di Kabupaten Banjar mencapai 4.162 hektare.

Bantuan Benih untuk Petani

Imelda memastikan bahwa setelah proses penghitungan lahan terdampak selesai, pihaknya akan memberikan bantuan stimulan benih kepada para petani.

“Kami akan memberikan stimulan benih bagi lahan-lahan yang mengalami puso,” tegasnya.

Selain itu, 57 dari 116 hektare lahan hortikultura di beberapa kecamatan juga mengalami puso, dan sebagian besar merupakan tanaman cabai.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Perketat Jalur Merak-Bakauheni, Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal

12 Juni 2026 - 18:40 WIB

Dua Tersangka Korupsi Kuota Haji Ditahan, KPK Sebut Kerugian Negara Sebesar Rp622 Miliar

12 Juni 2026 - 18:36 WIB

Pertamina Sesuaikan Harga Pertamax dan Pertamax Green, Pertalite dan Biosolar Tetap

10 Juni 2026 - 08:59 WIB

Buka Suara Soal Kasus Dugaan Pengeroyokan Anak di Martapura, Polres Banjar Sebut Penyidikan Terkendala Alat Bukti

10 Juni 2026 - 06:12 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Belum Tuntas, Keluarga Korban Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus

10 Juni 2026 - 06:09 WIB

Kejati Amankan Berkas Diduga Terkait Kasus Izin Tambang dari Kantor ESDM Kalsel

9 Juni 2026 - 12:09 WIB

Trending di DAERAH