Menu

Mode Gelap
Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

Kab. Banjar · 28 Mei 2025 15:12 WIB

Tingkatkan Kepesertaan, Disnakertrans Banjar Gelar Dialog Sosial BPJS Ketenagakerjaan


 Tingkatkan Kepesertaan, Disnakertrans Banjar Gelar Dialog Sosial BPJS Ketenagakerjaan Perbesar

Riceknews.id – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar Dialog Sosial BPJS Ketenagakerjaan, Rabu pagi (28/5/2025), di Hotel Grand Qin, Banjarbaru.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dari kalangan perusahaan dan pekerja informal di wilayah Kabupaten Banjar.

Dialog dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, HM Hilman. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja.

“BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan finansial bagi pekerja jika terjadi kecelakaan kerja, kematian, dan juga jaminan hari tua,” ujar Hilman.

Ia memaparkan, dari total 91.000 pekerja perusahaan dan UMKM yang terdata di Kabupaten Banjar, lebih dari 50 persen atau sekitar 40.000 orang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, terdapat 110.000 pekerja informal, namun baru 13.000 di antaranya yang terdaftar, dengan iuran yang ditanggung oleh Pemkab Banjar melalui skema subsidi.

“Melalui dialog ini, diharapkan berbagai kendala yang dihadapi perusahaan dalam mengikutsertakan pekerjanya dapat dijawab oleh narasumber,” lanjutnya.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Banjar, Hj Siti Mahmudah, menambahkan bahwa hingga saat ini capaian kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Banjar baru mencapai 25 persen. Menurutnya, capaian ini masih jauh dari target nasional yang ditetapkan Presiden Prabowo sebesar 99 persen pada tahun 2045.

“Pekerja informal seperti pedagang kaki lima, petani, dan nelayan menjadi fokus perhatian pemerintah daerah selain pekerja penerima upah dari sektor formal,” jelasnya. Ia juga mengimbau agar perusahaan yang belum mendaftarkan seluruh pekerjanya agar segera melakukannya demi perlindungan sosial yang layak.

Pada kesempatan tersebut, Sekda Banjar juga menyerahkan secara simbolis santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan, yang disalurkan melalui PT Palmina Utama kepada ahli waris almarhum Budi Rianto.

Dialog ini turut menghadirkan narasumber Eko Eklam Noprianto, Kabid Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banjarmasin, yang memberikan sosialisasi seputar perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Kencana Wati, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Mada Taruna, serta Plt Kasi Syarat Kerja dan Jamsostek Disnakertrans Kabupaten Banjar, Heldamarlina.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

258 Keluarga Desa Pekauman Terima Bantuan Beras Bulog

1 September 2026 - 16:36 WIB

Staf DPRD Banjar Dipanggil Polda Kalsel, Ini Penjelasan Pimpinan Dewan

25 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Aparat Desa Keramat Bersama Relawan Bagi-Bagi Masker Asap Karhutla

25 Agustus 2026 - 19:12 WIB

3.000 Warga Ikuti Jalan Santai HUT RI & Hari Jadi Kabupaten Banjar

23 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Naupal Hebatullah Raih Medali Perak O2SN 2026 Cabang Pencak Silat

23 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Wartawan Banjar-Banjarbaru Adu Strategi Catur & Domino dalam Lomba Kemerdekaan FJB

22 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Trending di ADVERTORIAL