Menu

Mode Gelap
Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

Kab. Banjar · 4 Jul 2025 23:15 WIB

Pasar Murah Gas LPG 3Kg Korbankan Jatah di Pangkalan


 Warga antre gas elpiji 3Kg bersubsidi di pasar murah yang diadakan Pemkab Banjar di Kecamatan Martapura Timur, Jumat (4/7/2025). foto: Haris/Riceknews Perbesar

Warga antre gas elpiji 3Kg bersubsidi di pasar murah yang diadakan Pemkab Banjar di Kecamatan Martapura Timur, Jumat (4/7/2025). foto: Haris/Riceknews

Riceknews.id – Upaya Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian, Perdagangan (DKUMPP) Banjar bersama PT. Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Selatan menggelar operasi pasar murah gas LPG 3 kg untuk meredam lonjakan harga eceran, justru menimbulkan kekhawatiran akan kelangkaan stok di Desa Mekar, Martapura Timur, Kabupaten Banjar.

Pasalnya, kebijakan pasar murah gas LPG bersubsidi ini ternyata mengorbankan jatah di pangkalan Desa Mekar. Stok gas bersubsidi yang seharusnya untuk desa tersebut dialihkan untuk operasi pasar.

“Kami diarahkan untuk membantu operasi pasar murah dan membagikan 280 tabung gas LPG 3 kg untuk wilayah kami. Ini adalah tindakan sementara DKUMPP Banjar bersama Pertamina untuk meredam gejolak harga gas melon yang kian meroket. Namun, hal ini seperti mengorbankan satu desa,” ujar Guslan di kantornya, Jumat (4/7/2025).

Guslan memperjelas, bahwa 280 tabung gas yang digunakan dalam operasi pasar ini bukanlah stok tambahan, melainkan diambil dari pangkalan Desa Mekar.

“Padahal minggu lalu pengiriman gas elpiji bersubsidi di Desa Mekar juga tertunda,” ungkapnya.

Implikasinya, 280 tabung gas tersebut harus dibagi rata ke seluruh desa di Martapura Timur, sehingga setiap desa hanya mendapatkan jatah 14 tabung gas LPG.

“Karena ada operasi ini, kami menghubungi kepala desa sebagai perwakilan untuk mendapatkan kupon dan menyiapkan persyaratan seperti fotokopi KTP. Setiap kepala desa mewakilkan warganya untuk mengambil gas melon itu,” tambah Guslan.

Ia melanjutkan, sisa stok akan didistribusikan ke Desa Mekar jika ada kepala desa yang menyatakan tidak ikut mengambil karena stok di pangkalan mereka bersamaan datangnya.

Pangkalan Desa Mekar sendiri ditunjuk oleh agen Pertamina karena lokasinya yang dekat dengan lokasi operasi pasar murah di Martapura Timur.

“Jadi stok yang dijadikan operasi pasar murah ya itu harusnya milik Desa Mekar. Harga operasi pasar murah ini juga masih tetap sama sesuai HET yaitu Rp18.500,” pungkas Guslan.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Sambangi Dua Kecamatan, Saidi Mansyur Tinjau Progres Perbaikan Jalan

3 September 2026 - 22:10 WIB

40 Warga Kabupaten Banjar Terima Sertifikat Tanah MBR

2 September 2026 - 23:02 WIB

Tinjau Karhutla di Sungai Sipai, Bupati Banjar Pastikan Penanganan Optimal

2 September 2026 - 23:00 WIB

Tindaklanjuti Anak Pengamen di Lampu Merah Sekumpul, Pemkab Banjar Lakukan Asesmen

2 September 2026 - 22:57 WIB

Gelar Festival B2SA, Pemkab Banjar Kampanyekan Pangan Sehat & Gemar Makan Ikan

1 September 2026 - 21:25 WIB

Pemkab & DPRD Banjar Setujui Raperda Perubahan APBD 2026

1 September 2026 - 21:22 WIB

Trending di ADVERTORIAL