Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

Kab. Banjar · 4 Jul 2025 23:15 WIB

Pasar Murah Gas LPG 3Kg Korbankan Jatah di Pangkalan


 Warga antre gas elpiji 3Kg bersubsidi di pasar murah yang diadakan Pemkab Banjar di Kecamatan Martapura Timur, Jumat (4/7/2025). foto: Haris/Riceknews Perbesar

Warga antre gas elpiji 3Kg bersubsidi di pasar murah yang diadakan Pemkab Banjar di Kecamatan Martapura Timur, Jumat (4/7/2025). foto: Haris/Riceknews

Riceknews.id – Upaya Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian, Perdagangan (DKUMPP) Banjar bersama PT. Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Selatan menggelar operasi pasar murah gas LPG 3 kg untuk meredam lonjakan harga eceran, justru menimbulkan kekhawatiran akan kelangkaan stok di Desa Mekar, Martapura Timur, Kabupaten Banjar.

Pasalnya, kebijakan pasar murah gas LPG bersubsidi ini ternyata mengorbankan jatah di pangkalan Desa Mekar. Stok gas bersubsidi yang seharusnya untuk desa tersebut dialihkan untuk operasi pasar.

“Kami diarahkan untuk membantu operasi pasar murah dan membagikan 280 tabung gas LPG 3 kg untuk wilayah kami. Ini adalah tindakan sementara DKUMPP Banjar bersama Pertamina untuk meredam gejolak harga gas melon yang kian meroket. Namun, hal ini seperti mengorbankan satu desa,” ujar Guslan di kantornya, Jumat (4/7/2025).

Guslan memperjelas, bahwa 280 tabung gas yang digunakan dalam operasi pasar ini bukanlah stok tambahan, melainkan diambil dari pangkalan Desa Mekar.

“Padahal minggu lalu pengiriman gas elpiji bersubsidi di Desa Mekar juga tertunda,” ungkapnya.

Implikasinya, 280 tabung gas tersebut harus dibagi rata ke seluruh desa di Martapura Timur, sehingga setiap desa hanya mendapatkan jatah 14 tabung gas LPG.

“Karena ada operasi ini, kami menghubungi kepala desa sebagai perwakilan untuk mendapatkan kupon dan menyiapkan persyaratan seperti fotokopi KTP. Setiap kepala desa mewakilkan warganya untuk mengambil gas melon itu,” tambah Guslan.

Ia melanjutkan, sisa stok akan didistribusikan ke Desa Mekar jika ada kepala desa yang menyatakan tidak ikut mengambil karena stok di pangkalan mereka bersamaan datangnya.

Pangkalan Desa Mekar sendiri ditunjuk oleh agen Pertamina karena lokasinya yang dekat dengan lokasi operasi pasar murah di Martapura Timur.

“Jadi stok yang dijadikan operasi pasar murah ya itu harusnya milik Desa Mekar. Harga operasi pasar murah ini juga masih tetap sama sesuai HET yaitu Rp18.500,” pungkas Guslan.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

KKN UNISM di Desa Keramat Berakhir, Senam Sehat Berhadiah Pererat Kebersamaan Warga

4 November 2026 - 11:15 WIB

Pameran Manisnya Sulam Sugul Dorong Penguatan Ekonomi Perajin Perempuan Banjar

3 November 2026 - 19:20 WIB

Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Data, Pemkab Banjar Gelar Pelatihan Geospasial

3 November 2026 - 19:18 WIB

Tingkatkan Perlindungan Anak, Pemkab Banjar Perkuat Sinergi Lintas Sektor

3 November 2026 - 19:15 WIB

Bupati Banjar Buka Latsar Satpol PP 2026, 101 Peserta dari 3 Instansi Ikuti Pelatihan Selama 11 Hari

3 November 2026 - 17:06 WIB

Polres Banjar Ungkap Dua Kasus Penggelapan & Satu Pencurian dengan Pemberatan

3 November 2026 - 16:00 WIB

Trending di HUKUM