Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Pemprov Kalsel · 10 Jul 2025 20:06 WIB

Pemprov Kalsel Luncurkan Aplikasi SI ABAH, Dorong Transparansi Dana Hibah


 Pemprov Kalsel Luncurkan Aplikasi SI ABAH, Dorong Transparansi Dana Hibah Perbesar

Riceknews.Id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) secara resmi meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Administrasi Hibah (SI ABAH) dalam acara Sosialisasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta Kinerja Hibah Tahun Anggaran 2025.

Pembukaan kegiatan ini dilakukan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. Muhammad Syarifuddin, mewakili Gubernur Kalsel H. Muhidin, di Gedung DR. KH. Idham Chalid, Banjarbaru, Kamis (10/7/2025).

Mengusung tema “Meningkatkan Kualitas dan Efektivitas Pengelolaan Hibah Daerah”, sosialisasi ini diselenggarakan oleh Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kalsel. Sebanyak 550 peserta hadir, terdiri dari perwakilan Bagian Kesra Setda Kabupaten/Kota, serta organisasi dan lembaga keagamaan dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel.

Aplikasi SI ABAH: Transformasi Digital Pengelolaan Hibah

Peluncuran aplikasi SI ABAH menjadi tonggak penting dalam upaya transformasi digital pengelolaan hibah di lingkungan Pemprov Kalsel. Inovasi ini dirancang untuk memperkuat transparansi, mempercepat layanan, serta meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas administrasi hibah.

Dengan sistem yang terintegrasi dan berbasis teknologi informasi, seluruh proses—mulai dari pengajuan proposal, verifikasi, penilaian kelayakan, pencairan dana, hingga pelaporan pertanggungjawaban—kini dapat dilakukan secara daring.

“Hal ini diharapkan mampu meminimalkan potensi kesalahan administratif, memperkecil celah penyalahgunaan, serta membuka akses informasi yang lebih luas bagi publik,” jelas Kepala Bagian Bina Mental dan Spiritual Biro Kesra Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Fahrurazi, dalam laporannya sebagai ketua penyelenggara.

Gubernur Tegaskan Akuntabilitas Dana Hibah

Gubernur Kalsel H. Muhidin, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Pj. Sekretaris Daerah Kalsel H. Muhammad Syarifuddin, menegaskan bahwa dana hibah merupakan bagian dari belanja pemerintah daerah yang memiliki konsekuensi hukum dan administratif. Oleh karena itu, dana ini harus dikelola secara hati-hati, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Perlu dipahami bersama, dana hibah bukan sekadar bantuan biasa. Ini adalah bentuk dukungan pemerintah yang harus digunakan dengan penuh tanggung jawab dan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Gubernur Muhidin.

Ia menambahkan, dana hibah diberikan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah dan meningkatkan pelayanan publik. Oleh karena itu, penggunaannya harus benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

“Dana hibah ini akan diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Karena itu, setiap penerima hibah wajib mengelola dan melaporkannya secara tertib dan benar. Tolong pastikan tidak ada penyimpangan sekecil apa pun,” imbuhnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Muhidin menggarisbawahi bahwa pengelolaan dana hibah tidak hanya berfokus pada realisasi anggaran, tetapi juga harus mengedepankan akuntabilitas, integritas, dan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Saya meminta kepada seluruh pimpinan atau pengurus organisasi calon penerima hibah untuk tidak sekadar mengejar realisasi. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana anggaran tersebut memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, serta dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan berintegritas,” pungkasnya.

Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Kepala Biro Kesra Setda Kalsel Fatkhan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel Ariadi Noor, serta perwakilan SKPD terkait hibah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya. Pengembangan sistem SI ABAH ini sejalan dengan komitmen Pemprov Kalsel dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berbasis teknologi informasi, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan di masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Turut Serta di PENAS KTNA XVII 2026, Kontingen Kalsel Perkuat Kompetensi & Adopsi Inovasi Ketahanan Pangan

21 Juni 2026 - 20:27 WIB

Melalui Karya & Riset Budaya, Akademisi & Seniman Kalsel Dorong Pelestarian Topeng Banjar

21 Juni 2026 - 20:25 WIB

Antusiasme Masyarakat Tinggi, Taman Budaya Kalsel Sukses Gelar Revitalisasi Seni Topeng Banjar

21 Juni 2026 - 20:22 WIB

Berlaga di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026, Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali

20 Juni 2026 - 19:55 WIB

Seleksi Talenta Sepak Bola Banua, FORSGI Kalsel Akan Gelar Festival U-10 & U-12 di Akhir Juni

19 Juni 2026 - 19:14 WIB

Taman Budaya Kalsel Gelar Lokakarya Tari Topeng Srikandi, Jadi Upaya Revitalisasi Topeng Banjar

19 Juni 2026 - 19:11 WIB

Trending di ADVERTORIAL