Menu

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan

DAERAH · 26 Agu 2025 15:38 WIB

SPPG Polda Kalsel di Banjarbaru Mulai Beroperasi, 1.700 Siswa Dapat MBG


 SPPG Polda Kalsel di Banjarbaru Mulai Beroperasi, 1.700 Siswa Dapat MBG Perbesar

Riceknews.Id – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) meluncurkan program Makanan Bergizi (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Program perdana ini disalurkan kepada siswa SDN 1 Kemuning, Selasa (26/8/2025).

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, menyatakan bahwa program MBG merupakan upaya nyata kepolisian untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak sekolah.

“Hari ini SPPG Polda Kalsel resmi beroperasi. Total ada 1.700 anak penerima manfaat dari delapan sekolah, termasuk 239 anak di SDN 1 Kemuning. Ke depan, target kita adalah 3.220 anak di 13 sekolah,” ujar Kapolda.

Makanan Sesuai Standar Gizi Nasional

Kapolda menjelaskan, makanan yang disajikan telah memenuhi standar gizi seimbang sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN). SPPG melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepala unit, ahli gizi, akuntan, hingga relawan yang bertugas memasak. Setiap porsi makanan telah ditakar sesuai kebutuhan anak.

“Kami akan terus mengevaluasi kualitas makanan yang diberikan, agar benar-benar sesuai standar gizi seimbang dan kebutuhan anak-anak,” tambahnya.

Kepala SDN 1 Kemuning, Nurmayanti, menyambut baik program ini. Menurutnya, program MBG tidak hanya menumbuhkan kegembiraan, tetapi juga mendidik anak-anak untuk terbiasa mengonsumsi makanan sehat.

“Anak-anak sangat senang mendapatkan makanan bergizi gratis ini. Harapan kami, anak-anak yang biasanya tidak suka makan sayur bisa lebih terbiasa,” katanya.

Nurmayanti juga mengungkapkan, pihak sekolah sudah mendata siswa yang memiliki intoleransi makanan. “Ada satu anak yang tidak bisa makan ayam, ikan, atau telur. Kami akan berdiskusi dengan pihak SPPG agar bisa dicarikan alternatif,” jelasnya.

Sebanyak 239 siswa dari 10 kelas di SDN 1 Kemuning menjadi penerima manfaat pada pelaksanaan perdana ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Polda Kalsel yang sudah memfasilitasi MBG. Semoga program ini berkelanjutan dan anak-anak semakin suka dengan makanan sehat,” tutup Nurmayanti.

Pewarta: Rachman
Editor: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8,1 Persen, Kalsel Jadikan Inovasi Penggerak Transformasi Pembangunan

28 Juli 2026 - 21:34 WIB

Perkuat Hilirisasi Industri, DPMPTSP Kalsel Dorong Pengembangan & Investasi Budidaya Ikan Gabus

28 Juli 2026 - 21:31 WIB

Angkat Semangat Budaya & Kemajuan Banua, Tema & Logo HUT ke-76 Provinsi Kalsel Ditetapkan

28 Juli 2026 - 21:28 WIB

Siapkan Pemuda sebagai Calon Pemimpin, Disbudporapar Banjar Gelar Pelatihan Kemampuan Public Speaking

28 Juli 2026 - 21:25 WIB

Wabup Banjar Lantik 100 Dewan Hakim & Panitera MTQ XLIX

28 Juli 2026 - 21:23 WIB

Maksimalkan Persiapan Evaluasi, Sekda Banjar Dorong OPD Hadirkan Pelayanan Publik yang Berkualitas

28 Juli 2026 - 21:21 WIB

Trending di ADVERTORIAL