Menu

Mode Gelap
Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak ABK Jatuh di Perairan Trisakti Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Berakhir

INTERNASIONAL · 26 Sep 2025 22:59 WIB

Insinyur Muda Kalsel Bicara di Forum Internaional, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan


 Ketua Forum Insinyur Muda Persatuan Insinyur Indonesia (FIM PII) Kalimantan Selatan (Kalsel), Ir. Nanang Elva Julianoor Putra, tampil di podium utama The 4th China-ASEAN Engineers Capacity Enhancement Training Program (BAST) di Beijing, Tiongkok. Foto: MC Kalsel Perbesar

Ketua Forum Insinyur Muda Persatuan Insinyur Indonesia (FIM PII) Kalimantan Selatan (Kalsel), Ir. Nanang Elva Julianoor Putra, tampil di podium utama The 4th China-ASEAN Engineers Capacity Enhancement Training Program (BAST) di Beijing, Tiongkok. Foto: MC Kalsel

Ricek.Id – Ketua Forum Insinyur Muda Persatuan Insinyur Indonesia (FIM PII) Kalimantan Selatan (Kalsel), Ir. Nanang Elva Julianoor Putra, berbicara di kancah internasional. Ia tampil di podium utama The 4th China-ASEAN Engineers Capacity Enhancement Training Program (BAST) di Beijing, Tiongkok, pada 15 September 2025 lalu.

Dalam forum bergengsi yang mempertemukan insinyur muda dari seluruh ASEAN dan Tiongkok, Nanang memaparkan inovasi teknologi dan peluang investasi yang berfokus pada potensi besar Kalimantan Selatan.

Di balik pencapaian membanggakan ini, Nanang tak ragu melontarkan sorotan kritis terhadap kondisi internal daerah. Ia menegaskan, tantangan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan infrastruktur masih menjadi bayangan yang menghadang percepatan pembangunan Kalsel.

“Meski Kalsel kaya potensi, kita butuh kolaborasi dan dukungan berkelanjutan agar inovasi dan teknologi tidak hanya jadi wacana, melainkan solusi nyata bagi masyarakat Banua,” ujar Nanang pada Jumat (26/9/2025).

Menurutnya, partisipasi di forum internasional yang digagas oleh Chinese Society of Engineers, Beijing Institution of Engineers, dan ASEAN Federation of Engineering Organizations ini adalah momentum strategis untuk memperkuat kapasitas insinyur muda Kalsel dan menunjukkan bahwa “insinyur muda Banua mampu berkontribusi dalam percakapan global.”

Namun, Nanang mengingatkan, potensi tersebut bisa tertahan di level diskusi jika kendala SDM dan infrastruktur tidak segera diatasi.

“Kita harus terus dorong peningkatan kualitas pendidikan teknik dan fasilitas pendukung agar potensi ini bisa dimanfaatkan maksimal,” tegasnya.

Forum BAST, lanjut Nanang, telah membuka keran peluang besar bagi Kalsel, mulai dari pengembangan smart city, energi baru, hingga manufaktur cerdas. Peluang ini akan sia-sia tanpa adanya upaya konkret di tingkat lokal.

“Inovasi dan budaya harus berjalan beriringan. Tapi, yang lebih krusial, kita butuh dukungan nyata dan konkret dari pemerintah daerah dan sektor swasta untuk mewujudkannya,” tutupnya, menekankan perlunya tindak lanjut alih-alih sekadar kebanggaan seremonial.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

AirAsia Buka Rute Banjarmasin-Kuala Lumpur Mulai 20 Oktober, Jadwal dan Harga Tiket

22 September 2025 - 16:14 WIB

AirAsia Buka Rute Banjarmasin-Kuala Lumpur Mulai 20 Oktober, Jadwal dan Harga Tiket

Terbang ke Paris, Gubernur Kalsel Terima Sertifikat UNESCO Global Geopark Meratus

3 Juni 2025 - 22:27 WIB

Kedatangan Anak – Istri Muazin Masjidil Haram Disambut Para Ketua PKB di Kalsel

19 Desember 2024 - 23:04 WIB

Kalahkan Brasil, Timnas eFootball Indonesia Juara FIFAe World Cup 2024

13 Desember 2024 - 10:18 WIB

Perusahaan di Jepang Uji Coba AI Gantikan Tenaga Kerja Manusia

7 Oktober 2024 - 11:53 WIB

Harga Minyak Dunia Diprediksi Naik Dampak Konflik di Timur Tengah

6 Oktober 2024 - 20:11 WIB

Trending di INTERNASIONAL