Menu

Mode Gelap
Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak ABK Jatuh di Perairan Trisakti Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Berakhir

INTERNASIONAL · 19 Des 2024 23:04 WIB

Kedatangan Anak – Istri Muazin Masjidil Haram Disambut Para Ketua PKB di Kalsel


 Kedatangan anak - istri Muazin Masjidil Haram disambut para Ketua PKB di Kalsel, Kamis (19/12/2024). foto-istimewa Perbesar

Kedatangan anak - istri Muazin Masjidil Haram disambut para Ketua PKB di Kalsel, Kamis (19/12/2024). foto-istimewa

Riceknews.Id – Putri Syekh Ali Ahmad bin Abdurrahman Mulla, Khadijah Zahra binti Syaikh Ali Ahmad Mulla (8), pulang ke Indonesia untuk mengenyam pendidikan.

Syekh Ali Ahmad Mulla adalah muazin di Masjidil Haram, Mekkah. Ia menjabat sebagai muazin sudah lebih dari tiga dasawarsa hingga kini.

Khadijah Zahra pulang bersma ibunya, Ida Royani, yang merupakan warga asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Kalimantan Selatan.

Keduanya berangkat dari Jeddah, Arab Saudi, dan tiba di Bandara Syamsudin Noor, Kamis (19/12/2024) siang.

Kedatangannya disambut oleh para Ketua DPC PKB di Kalsel, yaitu Ketua PKB Banjar Muhammad Zaini, Ketua PKB HSS Yuniati, Ketua PKB Tanah Bumbu H Hasanuddin, Ketua PKB Banjarmasin Hilyah Aulia.

Ida Royani mengungkapkan bahwa kepulangannya ke Indonesia adalah untuk menyekolahkan anaknya di kampung halaman ibunya atas petunjuk suaminya, Syekh Ali Ahmad Mulla.

“Menurut pandangan Abuya, suami saya, menyekolahkan anak di Indonesia karena pendidikannya lebih baik, seperti ilmu akhlaknya, ilmu bagaimana bermasyarakat, silaturahminya orang indonesia lebih kuat,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, proses pemulangan anaknya cukup panjang, karena masih berusia 8 tahun dan berstatus kewarganegaraan Arab Saudi.

“Membawa anak pulang ke Indonesia memerlukan waktu lebih dari satu tahun untuk mengurusnya,” ujar Ida.

Berapa lama rencana tinggal di Tanah Air, Ida bilang sampai anaknya selesai bersekolah. “Tergantung kapan anak saya selesai sekolah. Mungkin nanti akan sering ke Mekkah juga sambil berumrah,” ungkap Ida.

Ketua PKB Kabupaten Banjar, Muhammad Zaini, mengatakan pihaknya mendapat instruksi dari Waketum DPP PKB, Muhammad Hanif Dhakiri, untuk menyambut kedatangan anak dan istri Syekh Ali Ahmad Mulla.

“Kami ditugasi untuk memastikan keselamatan anak dan istri Syekh Ali Ahmad Mulla hingga sampai ke rumah. Alhamdulillah beliau berdua ini selamat selama perjalanan,” ungkap Zaini.

Senada dengan Zaini, Ketua PKB Tanbu, Hasanuddin, menambahkan bahwa kedatangan Ida Royani dan anaknya adalah hal yang sangat penting.

“Kami merasa ini adalah kewajiban kami, karena ibu Ida Royani adalah warga Kalimantan Selatan, tepatnya dari Kandangan,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Insinyur Muda Kalsel Bicara di Forum Internaional, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan

26 September 2025 - 22:59 WIB

Insinyur Muda Kalsel Bicara di Forum Internaional, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan

AirAsia Buka Rute Banjarmasin-Kuala Lumpur Mulai 20 Oktober, Jadwal dan Harga Tiket

22 September 2025 - 16:14 WIB

AirAsia Buka Rute Banjarmasin-Kuala Lumpur Mulai 20 Oktober, Jadwal dan Harga Tiket

Terbang ke Paris, Gubernur Kalsel Terima Sertifikat UNESCO Global Geopark Meratus

3 Juni 2025 - 22:27 WIB

Kalahkan Brasil, Timnas eFootball Indonesia Juara FIFAe World Cup 2024

13 Desember 2024 - 10:18 WIB

Perusahaan di Jepang Uji Coba AI Gantikan Tenaga Kerja Manusia

7 Oktober 2024 - 11:53 WIB

Harga Minyak Dunia Diprediksi Naik Dampak Konflik di Timur Tengah

6 Oktober 2024 - 20:11 WIB

Trending di INTERNASIONAL