Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

HEADLINE · 10 Okt 2025 15:09 WIB

Update Keracunan MBG di Martapura 123 Orang, Biaya Rumah Sakit Gratis


 Update Keracunan MBG di Martapura 123 Orang, Biaya Rumah Sakit Gratis Perbesar

Martapura, Ricek.ID – Update korban siswa keracunan diduga akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan ternyata masih bertambah, Jumat (10/10/2025).

Pantauan dari Posko MBG yang berada di depan pintu ruang instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Ratu Zalecha Martapura, hingga pukul 11.00 Wita, jumlah pasien yang masuk sudah sebanyak 123 orang sejak hari kemarin.

“Pagi tadi pas saya shif saya 97 orang, nah sekarang sudah 122 orang masuk IGD,” ujar satpam yang mencatat masuk pasien. Sebagian besar sudah sudah pulih dan dibolehkan pulang.

Keracunan massal ini terjadi pada Kamis (9/10/2025) kemarin. Mereka dari Sekolah Islam Terpadu Assalam Martapura (MI, MTS, dan SMA), SDN 1 Pasayangan, SDN 1 Tungkaran, dan SD Muhammadiyah Pasayangan.

Bupati Banjar Saidi Mansyur memastikan seluruh biaya di rumah sakit ditanggung pemerintah daerah.

“Pihak keluarga tidak perlu khawatir. Kami pemerintah hadir memberikan bantuan pelayanan kesehatan gratis,” kata Saidi Mansyur saat menjenguk pasien di rumah sakit tadi malam.

Ia mendoakan semua pasien segera sembuh total dan tetap semangat. Bupati menegaskan pihaknya bersama Forkopimda dan jajaran terkait akan mengevaluasi SPPG supaya tidak terulang lagi.

“Kami tidak ingin program dari pusat ini terganggu oleh hal-hal seperti ini,” pungkasnya.

Menu MBG Mengandung Nitrat

Plt Kadinkes Banjar Noripansyah mengatakan, dalam menu MBG terdapat kandungan nitrat pada nasi kuning dan sayur.

“Dari sampel itu cuma nasi kuning dan sayurnya mengandung nitrat, yang bisa menyebakan itu (keracunan),” ucap Ipan, sapaan akrabnya.

Menu MBG yang menyebabkan siswa keracunan hari ini terdiri dari nasi kuning, lauk ayam suwir, tempe goreng, sayur tumis labu siam campur wartel, sera satu potong buah melon.

Menurut Ipan, kemungkinan kandungan nitrat tercampur ke makanan saat pengolahan. “Kami masih mengeksplor penyebabnya, karena baru satu sampel yang diperiksa,” kata Ipan.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Salat Hajat di Masjid Agung Al-Karomah Martapura, Pemkab Banjar Doakan Daerah Makin Berkah

13 Agustus 2026 - 05:55 WIB

Disdik Banjar Tegaskan Sekolah Tetap Enam Hari, Pendidikan Diniyah Tetap Punya Ruang

12 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Kabupaten Banjar Teguhkan Komitmen Menata & Menjaga Daerah dalam Rapat Paripurna Hari Jadi ke-76

12 Agustus 2026 - 18:04 WIB

DPRD & Pemkab Banjar Sepakati KUPA-PPAS 2026 & KUA-PPAS 2027

12 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Dorong Permainan Tradisional Tetap Eksis, KORMI Banjar Dukung Kompetisi Balogo di Masyarakat

12 Agustus 2026 - 15:31 WIB

Persemar Berhasil Kawinkan Dua Gelar, Bupati Banjar Berikan Bonus 25 Juta

11 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Trending di ADVERTORIAL