Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

HEADLINE · 10 Okt 2025 15:09 WIB

Update Keracunan MBG di Martapura 123 Orang, Biaya Rumah Sakit Gratis


 Update Keracunan MBG di Martapura 123 Orang, Biaya Rumah Sakit Gratis Perbesar

Martapura, Ricek.ID – Update korban siswa keracunan diduga akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan ternyata masih bertambah, Jumat (10/10/2025).

Pantauan dari Posko MBG yang berada di depan pintu ruang instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Ratu Zalecha Martapura, hingga pukul 11.00 Wita, jumlah pasien yang masuk sudah sebanyak 123 orang sejak hari kemarin.

“Pagi tadi pas saya shif saya 97 orang, nah sekarang sudah 122 orang masuk IGD,” ujar satpam yang mencatat masuk pasien. Sebagian besar sudah sudah pulih dan dibolehkan pulang.

Keracunan massal ini terjadi pada Kamis (9/10/2025) kemarin. Mereka dari Sekolah Islam Terpadu Assalam Martapura (MI, MTS, dan SMA), SDN 1 Pasayangan, SDN 1 Tungkaran, dan SD Muhammadiyah Pasayangan.

Bupati Banjar Saidi Mansyur memastikan seluruh biaya di rumah sakit ditanggung pemerintah daerah.

“Pihak keluarga tidak perlu khawatir. Kami pemerintah hadir memberikan bantuan pelayanan kesehatan gratis,” kata Saidi Mansyur saat menjenguk pasien di rumah sakit tadi malam.

Ia mendoakan semua pasien segera sembuh total dan tetap semangat. Bupati menegaskan pihaknya bersama Forkopimda dan jajaran terkait akan mengevaluasi SPPG supaya tidak terulang lagi.

“Kami tidak ingin program dari pusat ini terganggu oleh hal-hal seperti ini,” pungkasnya.

Menu MBG Mengandung Nitrat

Plt Kadinkes Banjar Noripansyah mengatakan, dalam menu MBG terdapat kandungan nitrat pada nasi kuning dan sayur.

“Dari sampel itu cuma nasi kuning dan sayurnya mengandung nitrat, yang bisa menyebakan itu (keracunan),” ucap Ipan, sapaan akrabnya.

Menu MBG yang menyebabkan siswa keracunan hari ini terdiri dari nasi kuning, lauk ayam suwir, tempe goreng, sayur tumis labu siam campur wartel, sera satu potong buah melon.

Menurut Ipan, kemungkinan kandungan nitrat tercampur ke makanan saat pengolahan. “Kami masih mengeksplor penyebabnya, karena baru satu sampel yang diperiksa,” kata Ipan.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Salurkan 10.000 Liter Air Bersih di 16 Lokasi Terdampak Kekeringan, Polres Banjar Siapkan Bantuan Bergilir

9 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Jukung Diduga Tenggelam, Warga Ditemukan Meninggal di Waduk Riam Kanan

9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Optimalkan PAD, TP2DD Banjar Dorong Perluasan Transaksi Digital

9 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Gelar Bimtek Olahan Waluh di Sungai Batang, DKPP Banjar Tingkatkan Nilai Jual Pangan Lokal

8 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Bakesbangpol Kabupaten Banjar Fasilitasi Peran Masyarakat Tangkal Radikalisme & Berita Hoaks

8 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Sosialisasi Penggunaan Pestisida Aman, Distan Banjar Jaga Kesehatan Petani & Lingkungan

8 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Trending di ADVERTORIAL