Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Pemprov Kalsel · 9 Okt 2025 11:01 WIB

Pemprov Kalsel Dorong Sinergi Cegah Kekerasan Seksual pada Perempuan dan Anak


 Dinas PPPAKB Kalsel menggelar Temu Koordinasi untuk memperkuat pencegahan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak, di Banjarbaru, Kamis (9/10/2025). Foto: MC Kalsel Perbesar

Dinas PPPAKB Kalsel menggelar Temu Koordinasi untuk memperkuat pencegahan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak, di Banjarbaru, Kamis (9/10/2025). Foto: MC Kalsel

Banjarbaru, Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (PPPAKB) menggelar Temu Koordinasi untuk memperkuat pencegahan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak, di Banjarbaru, Kamis (9/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan mendorong kolaborasi efektif antarinstansi dan masyarakat guna menekan angka kekerasan. Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, Ibnu Sina, menegaskan pentingnya sinergi semua pihak dalam pencegahan. Ia menyebut, kolaborasi dan kampanye masif adalah kunci.

“Yang menjadi perhatian kita untuk tindakan pencegahan di Kalsel harus kolaborasi semua pihak, termasuk kampanye yang masif supaya ada kesadaran bersama, baik di media sosial, media mainstream, termasuk juga mobil-mobil keliling,” ujar Ibnu Sina, menyarankan mobil keliling dilengkapi pengeras suara untuk menyiarkan informasi pelaporan kekerasan.

“Manfaatkan mobil OPD, rekam suara untuk keliling. Supaya mengingatkan, terutama kalau terjadi kekerasan lapor ke mana. Nomor dan seluruh saluran pengaduan itu yang penting,” sambung mantap Wali Kota Banjarmasin 2 periode ini.

Menurut Ibnu Sina, tingginya angka kekerasan di perkotaan seringkali dipengaruhi faktor demografi dan ekonomi. Ia mencontohkan, ketergantungan ekonomi membuat korban KDRT sering tidak berani melapor.

Ia mengapresiasi kerja Unit Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) yang membuka ruang pelaporan.

“Kasus di Banjarmasin yang masuk melalui saluran pengaduan SP4N Lapor Kota sampai Oktober ini ada 11 kasus. Dari jumlah itu, 10 kasus dilaporkan oleh orang lain yang melihat, dan korban yang berani melapor cuma satu. Ini berarti kepedulian masyarakat itu penting,” imbuhnya.

Untuk meningkatkan keberanian melapor, Ibnu Sina menyarankan kampanye menyasar komunitas dan ruang publik, seperti majelis taklim dan perempatan jalan.

“Penting diinfokan saat lampu merah, bukan hanya soal lalu lintas, tapi juga bagaimana kalau terjadi kekerasan, lapor kemana. Stop kekerasan terhadap anak dan perempuan,” katanya.

Ibnu Sina juga berpesan kepada petugas Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) agar membekali diri dengan kemampuan komunikasi dan kesiapan dalam menghadapi situasi tak terduga.

“Petugas yang turun harus dibekali keberanian dan tahu salurannya. Jangan sampai petugas malah menjadi korban ketika berusaha melindungi masyarakat. Mereka harus tahu cara bertindak agar tidak justru menjadi korban,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Gubernur Kalsel Kunjungi RSUD Ansari Saleh, Tinjau Rencana Pembangunan Gedung Kedokteran Nuklir & Pusat Layanan Jantung Terpadu

26 Juni 2026 - 19:49 WIB

Dispora & FORSGI Kalsel Dorong Pembinaan Atlet melalui Festival Sepak Bola Usia Dini U-10 & U-12

26 Juni 2026 - 19:40 WIB

Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII Gorontalo 2026, Kalsel Raih Sejumlah Prestasi Membanggakan

26 Juni 2026 - 18:19 WIB

Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru Gelar Open House, Kenalkan Program Ini bagi Masyarakat Umum

26 Juni 2026 - 18:02 WIB

Kemenko Polkam RI Sebut Sekolah Rakyat Efektif Memutus Mata Rantai Kemiskinan

26 Juni 2026 - 17:59 WIB

Diskominfo Kalsel Siap Dukung Lion Air Publikasikan Pembukaan Rute Internasional Banjarmasin–Kuala Lumpur

25 Juni 2026 - 21:58 WIB

Trending di ADVERTORIAL