Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

ADVERTORIAL · 26 Jun 2026 17:59 WIB

Kemenko Polkam RI Sebut Sekolah Rakyat Efektif Memutus Mata Rantai Kemiskinan


 Kemenko Polkam RI Sebut Sekolah Rakyat Efektif Memutus Mata Rantai Kemiskinan Perbesar

Ricek.ID – Salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yakni Program Sekolah Rakyat terus menunjukkan perkembangan positif di berbagai daerah. Hal ini disampaikan Asisten Deputi Koordinasi Administrasi Wilayah dan Kependudukan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) RI, Kartika Adi Putranta, saat melakukan peninjauan pelaksanaan program di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Kamis (25/6/2026).

Adi mengatakan Kemenko Polkam turut mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden, termasuk Sekolah Rakyat yang bertujuan memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Setiap kali kami ke daerah, kami melihat perkembangan yang sangat luar biasa. Beberapa tahun lalu kami datang ke Kupang, Yogyakarta, Lombok dan daerah lainnya. Manfaat program ini sangat terasa. Anak-anak semakin tumbuh percaya diri dan berani mengungkapkan keinginan serta cita-cita mereka,” ujarnya.

Menurut Adi, perubahan tidak hanya dirasakan oleh para siswa, tetapi juga oleh orang tua mereka. Banyak keluarga yang mengaku bersyukur dan berterima kasih atas hadirnya Sekolah Rakyat karena memberikan kesempatan pendidikan yang sebelumnya sulit mereka bayangkan.

“Banyak orang tua yang kami temui menyampaikan rasa terima kasih. Mereka tidak pernah membayangkan anak-anaknya bisa mendapatkan pendidikan yang baik dan mengikuti perkembangan teknologi seperti sekarang,” katanya.

Adi menilai keberadaan Sekolah Rakyat merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Ia menyebut para siswa yang saat ini menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat merupakan generasi penerus yang akan menentukan arah pembangunan Indonesia di masa mendatang.

“Melihat anak-anak Sekolah Rakyat sama dengan melihat masa depan Indonesia. Mereka inilah yang nantinya akan menjadi penerus-penerus kita,” ucapnya.

Lebih lanjut, Adi menjelaskan Sekolah Rakyat tidak membatasi cita-cita maupun pilihan masa depan para peserta didik. Yang terpenting adalah membangun karakter, semangat belajar, dan kecintaan terhadap tanah air.

“Yang pertama, mereka harus memiliki karakter dan cinta tanah air. Yang kedua, mereka memiliki cita-cita sesuai minat dan bakatnya. Di Sekolah Rakyat tidak pernah diarahkan harus menjadi profesi tertentu. Mereka bebas menentukan masa depannya sendiri,” jelasnya.

Adi juga menegaskan program ini diharapkan mampu menjadi salah satu solusi untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi. Menurutnya, tantangan pelaksanaan program di Kalsel relatif lebih ringan dibandingkan sejumlah wilayah di Indonesia Timur yang memiliki kondisi geografis lebih sulit.

“Di Indonesia Timur tantangannya jauh lebih berat. Ada wilayah yang pulau-pulaunya kecil dan berjauhan, bahkan penjemputan siswa harus menggunakan perahu. Namun semangat untuk memberikan pendidikan terbaik kepada anak-anak tetap berjalan,” pungkasnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Sasirangan Kotabaru Siap Tampil di Fashion Show Nasional

7 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Kotabaru Jadi Tuan Rumah, Malam Ramah Tamah Hari Pramuka ke-65 Digelar

7 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Gubernur Kalsel Tinjau Progres Jembatan Pulau Laut

6 Oktober 2026 - 21:18 WIB

HUT TNI ke-81, Kapolres Tanah Laut Beri Kejutan untuk Dandim

6 Oktober 2026 - 18:55 WIB

DPRD Kotabaru Minta PLN Jelaskan Pemadaman Listrik Bergilir

6 Oktober 2026 - 18:45 WIB

DPRD Kotabaru Rekomendasikan Penghitungan Ulang Suara Tidak Sah Pilkades Sampanahan

6 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Trending di ADVERTORIAL