Ricek.ID, Martapura– Genangan air masih menyelimuti permukiman warga Kelurahan Pesayangan Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar. Sejak beberapa hari terakhir, hujan dengan intensitas tinggi membuat ratusan rumah terendam dan ribuan warga terdampak.
Di tengah situasi itu, Pemerintah Kabupaten Banjar memastikan kehadirannya. Selasa (30/12/2025) siang, Bupati Banjar Saidi Mansyur kembali turun langsung ke lokasi banjir.
Ia menyerahkan bantuan kepada warga terdampak sebagai bentuk kepedulian sekaligus komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir saat masyarakat dilanda bencana.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Lurah Pesayangan, Rahman Epindi. Menurutnya, banjir kali ini berdampak pada lebih dari 200 rumah dengan jumlah warga terdampak mencapai ribuan jiwa.
“Atas nama warga, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Banjar. Ini merupakan bentuk perhatian dan kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat,” ujar Rahman.
Ia menjelaskan, banjir di wilayah Pesayangan mulai terjadi sekitar tiga hari lalu akibat curah hujan yang sangat tinggi. Ketinggian air bervariasi, dengan titik terdalam berada di RT 7 yang mencapai sekitar 80 sentimeter.
Sebelum mengunjungi Pesayangan, Bupati Banjar juga meninjau kondisi warga terdampak banjir di Desa Bincau Muara, Kecamatan Martapura.
Di lokasi tersebut, Saidi Mansyur menyampaikan bahwa kondisi air mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan.
“Permukaan air sudah turun sekitar 30 sampai 40 sentimeter dari sebelumnya yang setinggi lutut orang dewasa,” ujarnya.
Meski demikian, Saidi Mansyur tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi curah hujan masih cukup tinggi hingga Januari mendatang.
“Kita berharap intensitas hujan bisa menurun, namun masyarakat harus tetap waspada,” katanya.
Bupati Banjar juga menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah telah dikerahkan untuk bersinergi dalam penanganan banjir. Upaya tersebut meliputi evakuasi warga, pelayanan kesehatan, hingga penyiapan lokasi pengungsian sementara di sejumlah titik.
“Intinya, seluruh perangkat daerah bekerja sesuai tugas masing-masing agar penanganan banjir berjalan dengan baik dan masyarakat tetap terlayani,” tegasnya.

