Menu ✖

Mode Gelap
Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun Diduga Lakukan Begal Payudara, Pria di Tanah Laut Diamankan Warga Polres Banjarbaru Sita 3,6 Kg Sabu, 13 Tersangka Ditangkap Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti

HEADLINE · 31 Des 2025 15:06 WIB

Hilang Dua Hari di Laut, Nelayan Kotabaru Akhirnya Kembali Selamat


 Hilang Dua Hari di Laut, Nelayan Kotabaru Akhirnya Kembali Selamat Perbesar

Ricek.ID, Kotabaru– Seorang nelayan asal Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, yang sempat dilaporkan hilang selama dua hari di laut, akhirnya berhasil kembali ke rumah dalam keadaan selamat.

Nelayan tersebut bernama Taufik Hidayat (40), warga Desa Maradapan, Kecamatan Pulau Sembilan.

Kapolsek Pulau Sembilan, IPTU Agus Riyanto, menjelaskan bahwa peristiwa bermula pada Senin (29/12/2025) sekitar pukul 08.00 WITA. Saat itu, Taufik Hidayat berangkat melaut seorang diri menggunakan kapal nelayan jenis kapal balapan untuk mencari ikan. Ia menuju ke rompong atau rumah ikan miliknya di perairan setempat.

Namun, ketika berada di tengah laut, kondisi cuaca tiba-tiba berubah drastis. Angin kencang melanda perairan sehingga memaksa korban untuk berlindung dan berjangkar di sekitar rompong. Demi keselamatan, Taufik memilih bertahan di laut sambil menunggu cuaca membaik, yang akhirnya membuatnya terjebak selama dua hari.

Pada Rabu (31/12/2025), setelah angin mulai mereda, Taufik mencoba kembali ke daratan. Sayangnya, di tengah perjalanan pulang, kapal yang digunakannya kehabisan bahan bakar sebelum mencapai pesisir. Ia pun kembali berjangkar di perairan yang tidak jauh dari Pulau Matasirih.

“Beruntung, tidak lama setelah kapal berhenti, korban terlihat oleh nelayan lain yang melintas,” ujar IPTU Agus Riyanto.

Nelayan yang memberikan pertolongan diketahui bernama Ami, warga Desa Labuan Barat, Kecamatan Pulau Sembilan. Melihat kapal Taufik terhenti di laut, Ami segera mendekat dan memberikan bantuan dengan cara menderek kapal korban menuju daratan.

Kapal Taufik Hidayat akhirnya berhasil ditarik dengan aman hingga ke Desa Maradapan. Setelah dua hari menghadapi kondisi sulit dan ketidakpastian di laut, Taufik tiba di rumah dan berkumpul kembali dengan keluarganya dalam keadaan selamat pada Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 11.30 WITA.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan tingginya risiko yang dihadapi nelayan tradisional saat melaut, terutama ketika kondisi cuaca tidak menentu. Keselamatan Taufik Hidayat pun menjadi kabar baik bagi masyarakat pesisir Kotabaru di penghujung tahun 2025.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Hujan Deras & Angin Kencang Tumbangkan Pohon Trembesi di Sungai Ulin, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

6 November 2026 - 18:56 WIB

Penanganan Kasus Pembakaran Lahan di Dua Kecamatan, Polres Banjar Tetapkan Tiga Tersangka

3 November 2026 - 15:57 WIB

Pasca Operasi Bersih, Polres Banjar Bongkar Peredaran Miras Oplosan & Pabrikan

3 November 2026 - 15:54 WIB

Ungkap Peredaran Narkoba & Obat Terlarang, Polres Banjar Sita Sabu 131,55 Gram

3 November 2026 - 15:51 WIB

Dugaan Peredaran Narkotika di Tempat Hiburan Malam, Polsek Pelaihari Ringkus Dua Pengedar Ekstasi

2 November 2026 - 17:36 WIB

Nasib Nelayan Labuan Mas Kotabaru, Puluhan Tahun Menanti Dermaga yang Tak Kunjung Dibangun

1 November 2026 - 19:34 WIB

Trending di DAERAH