Menu

Mode Gelap
DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel

Banjarbaru · 3 Mar 2026 19:38 WIB

Pembelajaran Ramadan Tetap Optimal Pemko Banjarbaru Launching Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah


 Pembelajaran Ramadan Tetap Optimal Pemko Banjarbaru Launching Ketahanan Pangan Berbasis Sekolah Perbesar

Banjarbaru, Ricek.ID – Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, memastikan kegiatan belajar mengajar selama bulan Ramadan tetap berjalan optimal. Kepastian itu disampaikannya saat melakukan kunjungan sekaligus melaunching program ketahanan pangan berbasis sekolah di SDN 1 Mentaos Banjarbaru, Selasa (3/3/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam menjaga kualitas pendidikan di bulan puasa, sekaligus memperkuat edukasi kemandirian pangan sejak dini di lingkungan sekolah dasar.

Agenda launching di tingkat SD ini sebelumnya sempat tertunda saat peluncuran tahap awal program ketahanan pangan tingkat kota yang turut dihadiri pejabat kementerian. Namun, Pemko Banjarbaru segera menjadwalkan ulang agar sekolah yang telah direncanakan tetap mendapatkan pendampingan langsung.

“Hari ini jadwal yang sempat tertunda akhirnya bisa terealisasi. Selain silaturahmi dengan anak-anak, kita juga melaunching ketahanan pangan berbasis sekolah untuk tingkat SD. Sebelumnya sudah kita mulai di SMP,” ujar Lisa.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Wali Kota bersama jajaran Dinas Pendidikan Banjarbaru meninjau langsung sejumlah ruang kelas. Ia memastikan proses pembelajaran tetap berjalan efektif dan variatif, mulai dari pendidikan agama, pembelajaran tahap awal, hingga matematika, meskipun jam belajar mengalami penyesuaian selama Ramadan.

“Tadi kita lihat pembelajaran tetap berjalan dengan baik dan bervariasi. Anak-anak juga tetap semangat meski sedang berpuasa,” katanya.

Selain memantau proses belajar mengajar, Lisa juga meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis bagi siswa selama Ramadan. Ia memastikan kebutuhan gizi anak-anak tetap terpenuhi dengan jam belajar yang berlangsung hingga pukul 10.30 Wita.

“Alhamdulillah pembagian MBG cukup untuk anak-anak, dan jam pulang kita sesuaikan agar mereka tetap fokus belajar,” ucapnya.

Momentum tersebut sekaligus menandai dimulainya gerakan penanaman ketahanan pangan berbasis sekolah tingkat SD secara menyeluruh di Kota Banjarbaru. Program ini akan diterapkan di seluruh SD dan SMP dengan pendampingan penyuluh dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Banjarbaru.

Pemko Banjarbaru berharap penguatan ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan sekolah, sekaligus menanamkan nilai kemandirian serta kepedulian terhadap lingkungan kepada peserta didik sejak dini.

“Kita ingin guru dan siswa mendapat edukasi tentang cara menanam dan merawat tanaman agar hasilnya bermanfaat. Ini akan kita terapkan di semua sekolah,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Kemarau Ancam 330 Hektare Sawah di Kabupaten Banjar, Petani Usul Sumur Bor Cegah Gagal Panen

1 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Melesat ke 25 Besar Nasional, Pelayanan Investasi Banjarbaru Raih Predikat “Sangat Baik”

31 Juli 2026 - 17:39 WIB

Pemko Banjarbaru Buka Pemusatan Diklat Paskibraka Tahun 2026

30 Juli 2026 - 17:53 WIB

Perkuat Madrasah & Tingkatkan Kesejahteraan Guru, Wali Kota Banjarbaru Sabet Penghargaan Nasional PGM Award 2026

29 Juli 2026 - 17:00 WIB

Perkuat Komitmen Kota Layak Anak, Pemko Banjarbaru Peringati Hari Anak Nasional ke-42

29 Juli 2026 - 16:57 WIB

Dialog DMI Banjarbaru, Dorong Masjid Jadi Pusat Peradaban & Kesejahteraan Umat

29 Juli 2026 - 16:54 WIB

Trending di Banjarbaru