Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

DAERAH · 4 Mar 2026 16:07 WIB

Perumda Pasar Bauntung Batuah Sebut Pasar PPS Martapura Merupakan Percontohan


 Suasana pasar Pusat Perbelanjaan Sekumpul (PPS) Martapura yang sudah ramai. foto: Haris Perbesar

Suasana pasar Pusat Perbelanjaan Sekumpul (PPS) Martapura yang sudah ramai. foto: Haris

Martapura, Ricek.ID – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Bauntung Batuah menyebut Pasar Pusat Perbelanjaan Sekumpul (PPS) Martapura merupakan pasar percontohan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar, Rusdiansyah melalui Sekretaris, Gusti Andriansyah mengatakan, pasar PPS Martapura akan ditata secara bertahap.

“Biar (pedagang) tidak balik ke depan lagi. Sesuai apa yang jar pak dirut, pasar PPS Martapura itu adalah pasar percontohan,” kata Andri, Rabu (4/3/2026).

Andri menambahkan, terkait jalan rusak dan becek di pasar PPS Martapura, mereka telah mengirimkan surat proposal kepada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar.

“Kami sudah menyurati mereka (PUPRP Banjar). Semoga pekerjaan di pasar PPS Martapura bisa terlaksana secepatnya tanpa kendala,” lanjutnya.

Selain jalan rusak dan becek di pasar PPS Martapura. Drainase dan sanitasi limbah menjadi sorotan.

“Kan jalan itu jadi prioritas utama bagi pedagang. Kalau drainase dan sanitasi limbah kami belum menyurati dinas terkait. Tapi untuk penerangan jalan umum (PJU) sudah kami surati ke dinas lingkungan hidup,” tutupnya.

Senada, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPRP Banjar, Andri Yunan Pratama mengatakan, memang Perumda Pasar belum melakukan komunikasi kepada pihak mereka terkait drainase di pasar PPS Martapura.

“Karena sebelumnya ada pedagang memang mengusulkan untuk melebarkan drainase. Tapi kami tidak bisa bekerja karena tidak berwenang. Kecuali ada komunikasi atau surat proposal dari Perumda Pasar. Sampai sekarang belum ada surat yang kami terima,” ujar Andri.

Andri menambahkan, sebenarnya para pedagang di sana terkadang membuang limbah ke saluran drainase.

“Padahal limbah itu sudah jadi Black Water. Dampak paling terasa itu keluar aroma tidak sedap karena drainase tersumbat. Drainase itu cuman penyalur air limpasan aja,” pungkasnya.

Pewarta: Haris Pranata

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Apresiasi Dishub Sukses Gelar HubFest 2026

9 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Borong 10 Penghargaan ISRA 2026

8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Ikuti Lomba Masak Serba Ikan, Belut-Alpukat Antarkan Banjarbaru Raih Juara

8 Agustus 2026 - 18:28 WIB

706 Pesilat Kalimantan Ramaikan Piala Bupati Banjar Cup 2026

8 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Latih 125 Anggota PMR, PMI Banjar Tingkatkan Keterampilan Pertolongan Pertama

8 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Cegah Stunting, TP PKK & DKP Kalsel Dorong Inovasi Olahan Ikan Lewat Lomba Masak Serba Ikan

8 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Trending di ADVERTORIAL