Menu

Mode Gelap
Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak ABK Jatuh di Perairan Trisakti Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Berakhir

DAERAH · 7 Mei 2026 18:31 WIB

Di Tengah Cuaca Ekstrem, Stok Ikan Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Dipastikan Aman


 Di Tengah Cuaca Ekstrem, Stok Ikan Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Dipastikan Aman Perbesar

Ricek.ID – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pastikan stok ikan di kawasan Pelabuhan Perikanan Banjarmasin tetap aman meski cuaca ekstrem masih terjadi di sejumlah perairan.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Ahmad Jaki di Banjarmasin pada Kamis (7/5/2026) mengatakan, aktivitas distribusi ikan di Pelabuhan Perikanan Banjar Raya tetap berjalan dengan dukungan kapal pengangkut ikan dan pasokan dari luar daerah.

“Di Pelabuhan Perikanan Banjar Raya, seluruh kapal ikan yang beraktivitas merupakan kapal pengangkut. Kapal yang berizin pusat mengambil ikan di atas 12 mil dari nelayan Kalsel, sedangkan kapal berizin daerah beroperasi di bawah 12 mil,” ujarnya.

Ahmad Jaki menjelaskan kondisi cuaca ekstrem memang berdampak terhadap aktivitas nelayan, terutama hasil tangkapan yang cenderung berkurang, namun ketersediaan stok ikan di pelabuhan masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Untuk cuaca ekstrem memang agak berpengaruh bagi nelayan, tetapi stok ikan di pelabuhan aman. Saat ini stok ikan di Pelabuhan Banjar Raya sekitar 350 ton dengan jenis layang, tongkol dan kembung atau peda,” katanya.

Selain mengandalkan hasil tangkapan nelayan lokal dari wilayah Tabonio dan Jorong, pasokan ikan juga didatangkan menggunakan truk freezer dari luar daerah seperti Jawa Tengah dan Jakarta dengan kapasitas mencapai 20 ton.

“Selain kapal pengangkut, kami juga mendatangkan ikan menggunakan truk freezer dari Jawa Tengah dan Jakarta hingga 20 ton untuk menjaga ketersediaan pasokan,” jelasnya.

Ahmad Jaki menambahkan harga ikan di pelabuhan hingga saat ini masih relatif stabil, seperti ikan layang panjang berada di kisaran Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram, sedangkan ikan kembung dijual sekitar Rp40 ribu hingga Rp43 ribu per kilogram.

Sementara hasil tangkapan nelayan lokal lainnya seperti udang dan cumi juga masih tersedia meski jumlahnya tidak terlalu banyak.

“Udang indomanis saat ini sekitar Rp95 ribu per kilogram dan memang cukup jarang, kemudian udang PC Rp45 ribu sampai Rp55 ribu per kilogram, sedangkan cumi berkisar Rp40 ribu sampai Rp50 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Terkait kondisi cuaca ekstrem, pihak pelabuhan terus mengimbau nelayan agar selalu berhati-hati saat melaut, terlebih para nelayan umumnya sudah memahami kondisi cuaca di laut dan mengetahui langkah antisipasi apabila cuaca memburuk.

“Nelayan kita sangat memahami situasi di laut. Jika cuaca tidak memungkinkan, mereka biasanya berteduh di pulau terdekat untuk menghindari risiko,” ujarnya.

Sebagai langkah keselamatan, Pelabuhan Perikanan Banjar Raya juga menyediakan layar informasi cuaca BMKG secara realtime yang dapat dipantau nelayan sebelum berlayar.

Selain itu, pihak pelabuhan tidak akan mengeluarkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) apabila kondisi cuaca dinilai membahayakan.

“Kami menyediakan informasi cuaca realtime dari BMKG di pelabuhan. SPB dikeluarkan setiap kapal akan berlayar, namun jika kondisi cuaca membahayakan maka tidak akan kami keluarkan demi keselamatan nelayan,” tegas Ahmad Jaki.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Rapat Koordinasi SKPD, Gubernur Kalsel Dorong Penguatan Pelayanan Digital

7 Mei 2026 - 19:35 WIB

Komdigi Nilai Indonesia Punya Posisi Strategis Di Rantai Pasok Global AI

7 Mei 2026 - 19:05 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, DPKP Kalsel Perketat Pengawasan Penyaluran Pupuk Bersubsidi

7 Mei 2026 - 18:59 WIB

BPS Banjar Butuh 559 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026, Rekrutmen Segera Dibuka

7 Mei 2026 - 14:57 WIB

Kotabaru Siaga Bencana 2026, Pemkab Ingatkan Ancaman El Nino dan Karhutla

7 Mei 2026 - 07:10 WIB

Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Hadapi Ancaman Karhutla

6 Mei 2026 - 20:37 WIB

Trending di DAERAH