Menu ✖

Mode Gelap
Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

ADVERTORIAL · 3 Jun 2026 14:50 WIB

Ikuti Public Communication Summit 2026, Pemkab Kotabaru Komitmen Perkuat Sinergi Pengelolaan Isu di Era Digital


 Ikuti Public Communication Summit 2026, Pemkab Kotabaru Komitmen Perkuat Sinergi Pengelolaan Isu di Era Digital Perbesar

Ricek.ID – ‎Dalam rangka memperkuat komunikasi publik di era digital serta mendorong sinergi pengelolaan isu, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan (Diskominfo Kalsel) menggelar Public Communication Summit 2026.
‎
‎Kegiatan bertema “Sinergi Pengelolaan Isu dan Reputasi di Era Digital” ini berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin pada Rabu (3/6/2026).
‎
‎Diskominfo Kalsel menilai koordinasi dan kolaborasi lintas perangkat daerah sangat diperlukan. Tujuannya agar tercipta komunikasi publik yang selaras dan responsif, sehingga dapat mencegah perbedaan narasi yang berpotensi merusak reputasi dan citra pemerintah.
‎
‎Dalam laporannya, Kepala Diskominfo Kalsel Muhammad Muslim menyampaikan forum ini menjadi pijakan untuk menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat, termasuk peraturan terkait.

“Ini juga berkaitan dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Tahun 2024 Nomor 4 tentang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Bidang Komunikasi dan Informatika,” ujarnya.
‎
‎“Acara hari ini kita harapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai strategi komunikasi publik di era digital. Sebagaimana kita ketahui, arus informasi dan isu sangat deras. Yang paling masif saat ini justru berkembang di media sosial,” ungkapnya.
‎
Muslim menambahkan pemahaman strategi komunikasi yang tepat menjadi penting untuk menghadapi berbagai persoalan terkait komunikasi publik.

“Mudah-mudahan forum ini bisa menjawab bagaimana menyusun strategi penting dalam menghadapi persoalan-persoalan komunikasi,” lanjutnya.
‎
‎Sementara itu sambutan Gubernur Kalsel disampaikan Plh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Subhan Nor Yaumil. Ia menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan penyelenggara Public Communication Summit 2026.


‎
‎“Kegiatan ini penting untuk membangun kesamaan persepsi di antara para pemangku kepentingan, baik di lingkup pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, terhadap pengelolaan komunikasi publik di era digital,” katanya.
‎
‎“Saat ini kita membutuhkan pemahaman, koordinasi, dan sinergi untuk mengawal kepercayaan publik di tengah derasnya arus informasi media sosial. Kitalah yang harus memetakan arah terlebih dahulu agar dapat menyampaikan kebijakan melalui ruang dialog terbuka di dunia maya dengan baik dan efektif,” tambahnya.
‎
Subhan menegaskan pengelolaan komunikasi publik telah menjadi bagian dari strategi pengelolaan isu dan reputasi institusi.

“Pengelolaan yang baik dapat memengaruhi reputasi institusi dan meningkatkan kepercayaan publik. Padahal kepercayaan publik adalah instrumen penting dalam keberhasilan kebijakan pemerintah,” lanjutnya.
‎
‎Melalui summit ini, peserta diharapkan mampu menyamakan persepsi dalam menghadapi dinamika informasi digital, mempercepat respons terhadap isu strategis, serta membangun strategi komunikasi terintegrasi untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.
‎
‎Dalam kesempatan yang sama, Kadiskominfo Kabupaten Kotabaru Gusti Abdul Wakhid mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru menyatakan ikut berkomitmen dan mendukung penuh upaya penguatan komunikasi publik serta sinergi pengelolaan isu di era digital.
‎
‎Pemkab Kotabaru akan memperkuat koordinasi antara OPD, Diskominfo, dan stakeholder untuk merespons isu strategis dengan cepat, transparan, dan berbasis data.
‎
‎”Kami siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalsel dan seluruh kabupaten/kota lainnya. Dengan tujuan memastikan komunikasi pemerintah berpihak pada masyarakat, melindungi reputasi institusi, dan mendukung terwujudnya Kotabaru yang maju serta berdaya saing,” ungkapnya
‎
‎Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dudy Rudianto dari Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI, Jojo S. Nugroho Dosen Public Relations Universitas Indonesia, Ani Natalia Pinem Kepala Subdit Humas DJP Kementerian Keuangan RI, Dahlan Dahi CEO Tribun Network, dan Ketua Komisi Digital dan Sustainability.
‎
‎Selain Plh Sekda Prov Kalsel Subhan Nor Yaumil, acara juga dihadiri Bupati dan Wakil Bupati, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel. Rangkaian acara ditutup dengan peresmian Public Communication Summit 2026 dan pembacaan Deklarasi Komitmen Bersama.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat

23 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Kapolres Tanah Laut Gelar Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Kemarau Panjang di Kotabaru, PDAM Maksimalkan Sumber Air dan Atur Distribusi Gratis

23 Oktober 2026 - 18:59 WIB

PLN Sosialisasikan Home Charging Services untuk Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

23 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Pemkab Kotabaru Siapkan Bonus Atlet, Penyerahan Simbolis 28 Oktober

23 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Wabup Banjar Tegaskan Tiga Fungsi Utama Pesantren di Hari Santri 2026

23 Oktober 2026 - 05:03 WIB

Trending di ADVERTORIAL