Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

ADVERTORIAL · 11 Jun 2026 09:41 WIB

Lomba Video Konten Literasi 2026, Dispersip Banjar Umumkan 10 Karya Terbaik


 Lomba Video Konten Literasi 2026, Dispersip Banjar Umumkan 10 Karya Terbaik Perbesar

Ricek.ID – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Banjar umumkan pemenang Lomba Video Konten Literasi Tahun 2026 yang digelar di Aula kantornya pada Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi puncak rangkaian lomba sebagai bagian dari upaya mendorong budaya baca dan meningkatkan literasi masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.

Puluhan peserta dari berbagai kalangan sebelumnya telah mengirimkan karya terbaik mereka yang mengangkat tema “Perkembangan Perpustakaan, Budaya Baca, dan Literasi di Kabupaten Banjar”.

Kepala Dispersip Banjar Kencana Wati menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta yang mengikuti lomba tersebut. Menurutnya, hal itu menunjukkan generasi muda Kabupaten Banjar memiliki semangat yang tinggi untuk berkarya sekaligus berkontribusi dalam mengampanyekan budaya literasi.

“Antusiasme peserta sejak masa pendaftaran hingga penilaian menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki kreativitas dan kepedulian terhadap pengembangan literasi di daerah,” ujarnya.

Kencana Wati juga mengapresiasi seluruh panitia dan dewan juri yang telah bekerja keras dalam proses seleksi dan penilaian karya. Dewan juri terdiri dari Aiptu Harry Sevie Anton, Hudan Nur, dan Nabila Shofaa yang telah meluangkan waktu, tenaga, serta pemikirannya dalam proses penilaian.

“Mulai dari tahap seleksi, pembekalan, hingga penentuan 10 karya terbaik, seluruh proses tersebut merupakan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan literasi di Kabupaten Banjar,” lanjutnya.

Menurut Kencana Wati, kegiatan ini menjadi bukti bahwa perpustakaan tidak lagi dipandang sekadar sebagai tempat penyimpanan buku, melainkan telah berkembang menjadi ruang belajar, ruang kreativitas, ruang inklusif, serta pusat tumbuhnya gagasan dan inovasi.

Melalui karya-karya yang dihasilkan peserta, masyarakat diajak melihat perpustakaan dari perspektif yang lebih luas dan relevan dengan perkembangan zaman. Di tengah derasnya arus informasi digital yang tidak selalu disertai dengan kualitas informasi yang baik, para peserta telah menunjukkan peran positif sebagai kreator konten yang mengedukasi dan menginspirasi.

Kencana Wati menyebut pemanfaatan media sosial untuk mempromosikan budaya baca dan literasi merupakan langkah strategis dalam membangun masyarakat yang cerdas, kritis, dan berpengetahuan. Oleh karena itu, para peserta patut diapresiasi sebagai bagian dari generasi muda yang turut berkontribusi dalam gerakan literasi di Kabupaten Banjar.

“Pengumuman 10 karya terbaik yang dilakukan hari ini merupakan bentuk penghargaan atas kreativitas, dedikasi dan kerja keras para peserta. Namun demikian, penghargaan dan piala bukanlah tujuan akhir dari sebuah proses berkarya,” ungkapnya.

Lebih jauh Kencana menuturkan, bagi para pemenang, prestasi yang diraih hendaknya menjadi motivasi untuk terus menghasilkan karya-karya yang lebih baik di masa mendatang. Sementara bagi peserta yang belum memperoleh penghargaan, jangan berkecil hati, karena setiap karya yang telah dihasilkan memiliki nilai dan manfaat tersendiri bagi masyarakat.

“Keberhasilan sejati dalam gerakan literasi bukan hanya diukur dari penghargaan yang diterima, melainkan dari seberapa besar karya tersebut mampu menginspirasi masyarakat untuk membaca, belajar dan memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber pengetahuan,” terangnya.

Kencana Wati berharap semangat literasi yang tumbuh melalui kegiatan ini terus terjaga dan berkembang. Sinergi antara pemerintah daerah, pegiat literasi, pelaku industri kreatif serta generasi muda perlu terus diperkuat guna mewujudkan budaya baca dan literasi yang semakin maju di Kabupaten Banjar.

Daftar pemenang Lomba Video Konten Literasi Tahun 2026 kategori SMA/Sederajat dan Mahasiswa, Juara I diraih Ahmad Zikra Maulana, Terbaik II Akhmad dan Terbaik III diraih Siti Maulida.

Sementara itu, peringkat berikutnya diraih oleh Ahmad Aditya (Terbaik IV), Alwi (Terbaik V), Maulidya (Terbaik VI), Fahmi Adrian (Terbaik VII), Rizqy Alfatehhah (Terbaik VIII), Nur Syifa Qalbiyati (Terbaik IX) dan Rizqia Nur Afifah (Terbaik X).

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Fokus Siapkan PON Mendatang, Dispora Kalsel Lanjutkan Insentif Atlet & Pelatih Berprestasi

11 Juni 2026 - 19:49 WIB

Wujudkan Kesejahteraan & Produktivitas Pasca Purna Tugas PNS, Pemko Banjarbaru Berikan Pembekalan

11 Juni 2026 - 19:42 WIB

Pemko Banjarmasin & Telkom Regional Kalimantan Pererat Sinergi Perkuat Transformasi Digital Layanan Pemerintahan

11 Juni 2026 - 19:37 WIB

Pembangunan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Selesai, PUPR Kalsel Percepat Penataan Lanskap

11 Juni 2026 - 19:32 WIB

Sekda Kota Banjarmasin Hadiri Rakor Regional Monitoring & Evaluasi 10 Program Direktif Presiden

11 Juni 2026 - 19:21 WIB

Juarai Lomba Konten Literasi, Nur Helda Wati Dinilai Berpeluang Melaju ke Tingkat Nasional

11 Juni 2026 - 19:05 WIB

Trending di ADVERTORIAL