Menu

Mode Gelap
Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar

ADVERTORIAL · 11 Jun 2026 19:05 WIB

Juarai Lomba Konten Literasi, Nur Helda Wati Dinilai Berpeluang Melaju ke Tingkat Nasional


 Juarai Lomba Konten Literasi, Nur Helda Wati Dinilai Berpeluang Melaju ke Tingkat Nasional Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar terus berupaya mendongkrak tingkat literasi masyarakat yang saat ini dinilai masih cukup rendah. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan merangkul generasi muda dan milenial melalui ajang kompetisi pembuatan video edukatif dan kreatif.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Banjar Hj Kencana Wati dalam acara pengumuman lomba konten video literasi Tahun 2026.

Kencana Wati pada Kamis (11/6/2026) mengatakan pemerintah daerah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang didominasi oleh generasi muda dengan batas usia maksimal 35 tahun. Batasan usia ini sengaja diterapkan untuk menjaring potensi dan kreativitas dari generasi milenial dan Gen Z.

“Kami sangat mengapresiasi seluruh peserta yang ikut berpartisipasi dan mendaftar. Semua karya yang masuk adalah karya-karya terbaik. Para peserta kini telah menjadi mitra kami dalam membuat konten kreatif,” ujarnya.

Kencana Wati juga menyampaikan terima kasih kepada dewan juri yang telah bekerja keras dan objektif dalam menyeleksi puluhan karya peserta, meskipun di tengah keterbatasan waktu dan anggaran yang efisien karena terikat oleh standar biaya daerah.

Melalui kompetisi ini, ia berharap kreativitas anak muda, pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum di Kabupaten Banjar tidak berhenti hanya pada saat perlombaan selesai. Pembuatan konten kreatif diharapkan dapat menjadi wadah positif guna meningkatkan kapasitas diri dan menghindari kegiatan yang kurang bermanfaat.

Lebih lanjut, Kencana Wati menegaskan tantangan literasi saat ini tidak hanya berada di tingkat lokal atau provinsi, melainkan sudah bersaing di tingkat global. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas digital dan literasi masyarakat harus terus diproses dan ditingkatkan.

Tidak berhenti pada penyerahan piala, Dispersip Banjar juga berkomitmen untuk memberikan pembinaan lanjutan bagi para pemenang. Rencananya, karya-karya terbaik dari tiga besar pemenang lomba ini akan dikirimkan ke Perpustakaan Nasional, dengan harapan dapat mewakili daerah di tingkat nasional seperti tahun-tahun sebelumnya.

Sementara Juara I Lomba Konten Literasi Kategori Masyarakat Umum, Nur Helda Wati menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraihnya. Perjalanan Helda untuk meraih podium tertinggi tidaklah instan.

Sebelumnya pada tahun 2025, ia juga pernah memenangkan juara ketiga di kategori SMA. Mengaku sempat ragu bersaing di kategori umum yang melibatkan peserta lintas usia dan pengalaman. Namun Helda membuktikan usia muda bukanlah halangan untuk berprestasi.

“Proses pembuatan video berdurasi 6 menit 40 detik ini memakan waktu empat hari, dengan satu hari penuh proses pengambilan gambar di Alun-Alun Ratu Zalecha dan perpustakaan daerah, yang sempat diwarnai guyuran hujan deras,” tuturnya.

Melalui prestasi ini, Helda menyelipkan pesan mendalam bagi seluruh generasi muda, khususnya di Kabupaten Banjar dan Kalimantan Selatan.

“Harapannya buat generasi muda ke depannya, jangan malu dan ragu untuk berproses. Menurut Helda, dengan adanya proses, gagal itu lebih baik karena kita mencoba, dari pada kita gagal tapi tidak mencoba. Dari sana kita bisa tahu kekurangan kita. Semoga pemuda-pemudi jangan patah semangat untuk berproses, karena dengan berproseslah kita bisa menjadi penggerak yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya.

Kini, selain bersiap untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, Helda yang juga aktif sebagai konten kreator ini, berkomitmen untuk terus menyebarkan virus literasi melalui media digital yang digandrungi anak muda.

Berikut pemenang Lomba Video Konten Literasi Tahun 2026 Kategori Masyarakat Umum, Juara I diraih Nur Helda Wati, Terbaik II Normadani dan Terbaik III M Abdi.

Sementara peringkat berikutnya diraih oleh Ismah (Terbaik IV), Noor Fathiah (Terbaik V), Zaini Aripin (Terbaik VI), Sri Wahyuni Habibah (Terbaik VII), Marzuki (Terbaik VIII), Aulia Ika Noorjannah (Terbaik IX) dan Nor Hafizah (Terbaik X).

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Fokus Siapkan PON Mendatang, Dispora Kalsel Lanjutkan Insentif Atlet & Pelatih Berprestasi

11 Juni 2026 - 19:49 WIB

Wujudkan Kesejahteraan & Produktivitas Pasca Purna Tugas PNS, Pemko Banjarbaru Berikan Pembekalan

11 Juni 2026 - 19:42 WIB

Pemko Banjarmasin & Telkom Regional Kalimantan Pererat Sinergi Perkuat Transformasi Digital Layanan Pemerintahan

11 Juni 2026 - 19:37 WIB

Pembangunan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Selesai, PUPR Kalsel Percepat Penataan Lanskap

11 Juni 2026 - 19:32 WIB

Sekda Kota Banjarmasin Hadiri Rakor Regional Monitoring & Evaluasi 10 Program Direktif Presiden

11 Juni 2026 - 19:21 WIB

Disdik Banjar Gelar Sertijab 10 Sekolah, Lima Guru Dipromosikan Jadi Kepala Sekolah

11 Juni 2026 - 18:58 WIB

Trending di ADVERTORIAL