Ricek.ID – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar tengah melaksanakan rekonstruksi Jalan Keramat sebagai upaya mengatasi permasalahan genangan dan banjir yang kerap dikeluhkan masyarakat selama beberapa tahun terakhir.
Kepala Bidang Bina Marga PUPRP Kabupaten Banjar, Jimmy, pada Senin (15/6/2026) mengatakan pengerjaan dilakukan karena jalan tersebut sering terendam saat musim hujan sehingga mengganggu aktivitas warga.
“Kurang lebih satu hingga dua tahun terakhir kami menerima informasi dan keluhan dari masyarakat bahwa Jalan Keramat sering tergenang saat musim penghujan. Karena itu tahun ini dilakukan rekayasa rekonstruksi dengan peninggian badan jalan,” ujarnya.
Dalam proyek tersebut, badan jalan akan ditinggikan sekitar 50 sentimeter. Langkah itu diharapkan mampu menjaga akses transportasi masyarakat tetap dapat digunakan meski terjadi banjir di kawasan tersebut.
“Harapannya, dengan peninggian jalan ini masyarakat tetap bisa memanfaatkan akses jalan walaupun dalam kondisi banjir,” kata Jimmy.
Dari sisi teknis, pekerjaan diawali dengan pemasangan geotekstil sebagai lapisan dasar, kemudian dilanjutkan penimbunan agregat sebelum dilakukan pengaspalan pada lapisan akhir.
“Teknis pekerjaannya dimulai dengan pemasangan geotekstil, kemudian penimbunan agregat, dan nantinya pada lapisan atas akan dilakukan pengaspalan,” jelas Jimmy.
Proyek peninggian Jalan Keramat tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp2,9 miliar dengan panjang penanganan mencapai kurang lebih satu kilometer.
Menurut Jimmy, seluruh ruas sepanjang satu kilometer akan ditangani dalam paket pekerjaan yang saat ini sudah berjalan sekitar satu bulan.
“Sepanjang kurang lebih satu kilometer dilakukan penanganan dalam pekerjaan ini. Saat ini progres pekerjaan sudah berjalan sekitar satu bulan,” ungkapnya.
PUPRP Kabupaten Banjar menargetkan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan dalam Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK), yakni pada awal September 2026.
“SPMK pekerjaan sampai awal September. Target kami pada September pekerjaan sudah selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan adanya peninggian badan jalan ini, diharapkan permasalahan genangan yang selama ini terjadi di Jalan Keramat dapat diminimalkan sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar dan aman, terutama saat musim penghujan.













