Menu

Mode Gelap
Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

ADVERTORIAL · 8 Jul 2026 07:18 WIB

Distan Banjar Pacu Kreativitas Petani Milenial Melalui Batumbang Tani


 Distan Banjar Pacu Kreativitas Petani Milenial Melalui Batumbang Tani Perbesar

Ricek.ID – Bidang Penyuluhan SDM Pertanian Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar bersinergi dengan BPP Sungai Tabuk, menggelar program Penumbuhan Pengembangan Petani (Batumbang Tani) di Aula Distan pada Senin (6/7/2026).

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata untuk meregenerasi sekaligus mendongkrak kapasitas para petani millenial. Terlebih minat generasi muda dapat mendorong urgensi regenerasi di sektor pertanian.

Sebagai solusi, Program Batumbangtani Manis diluncurkan di Kabupaten Banjar sejak tahun 2022 untuk memperkuat peran petani milenial. Melalui pendekatan pertanian modern yang mandiri, produktif, dan berbasis kewirausahaan, program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi pangan tetapi juga efektif dalam mendongkrak kesejahteraan petani.

Fokus utama dalam agenda kali ini adalah bimbingan teknis (bimtek) intensif mengenai budidaya terong ungu. Komoditas hortikultura ini dinilai memiliki potensi pasar yang sangat menjanjikan jika dikelola dengan manajemen yang tepat dan modern.

Pertemuan penting ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Distan Retno Sri Murwani, Kasubbag Umpeg Purnama Sarie, serta Koordinator dan seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wilayah Sungai Tabuk. Menariknya, antusiasme tinggi juga datang dari barisan petani milenial yang menjadi motor penggerak masa depan pertanian.

Dalam arahannya, Sekretaris Distan Kabupaten Banjar, Retno Sri Murwani menekankan sektor pertanian memiliki cakupan yang sangat luas dan melimpah.

“Sektor ini tidak melulu soal padi. Kita punya peluang besar di budidaya tanaman hortikultura, perkebunanan, hingga peternakan. Kuncinya sekarang ada pada kemauan sumber daya manusia (SDM) kita untuk terus belajar dan mengoptimalkan potensi tersebut,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada aspek produksi di hulu, Retno juga menyoroti pentingnya sentuhan kreativitas dalam proses pascaproduksi. Ia mendorong para petani untuk mulai menerapkan cara pengemasan (packaging) yang estetis dan menarik agar hasil panen mereka mampu menembus dan bersaing di pasar modern. Menurutnya, sedikit kreasi pada kemasan dapat memberikan nilai tambah (value added) yang melipatgandakan harga jual.

Sementara itu, narasumber teknis Rina Lestari mengupas budidaya terong ungu, mulai dari metode pengolahan lahan yang ideal, teknik penanaman, hingga penanganan hama dan penyakit tanaman.

Tidak berhenti di situ, Rina juga membekali para peserta dengan strategi hilirisasi produk pangan olahan, agar para petani tidak sekadar menjual bahan mentah, melainkan mampu menciptakan produk turunan yang bernilai ekonomi tinggi.

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Trans Saijaan Dihentikan, Damri Soroti Kontrak & Dampaknya kepada Driver

2 September 2026 - 20:57 WIB

Pemkab Kotabaru Raih Juara III Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Tingkat Provinsi Kalsel

2 September 2026 - 20:25 WIB

Gubernur Kalsel Tinjau Kawasan Hutan Lindung Liang Anggang, Temui Relawan & Pastikan Pembasahan Lahan Cegah Karhutla

2 September 2026 - 12:20 WIB

Pemprov & DPRD Kalsel Sepakati Raperda APBD Perubahan 2026 & Raperda Pajak Daerah & Retribusi

2 September 2026 - 12:17 WIB

Perkuat Kolaborasi Lintas Perangkat Daerah, Pemkab Kotabaru Susun SOP Tata Kelola Geopark

1 September 2026 - 21:10 WIB

258 Keluarga Desa Pekauman Terima Bantuan Beras Bulog

1 September 2026 - 16:36 WIB

Trending di ADVERTORIAL