Menu

Mode Gelap
Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura

ADVERTORIAL · 8 Jul 2026 07:28 WIB

Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Pemprov Kalsel Targetkan Angka Inflasi di Bawah 3,5 Persen


 Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Pemprov Kalsel Targetkan Angka Inflasi di Bawah 3,5 Persen Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) terus perkuat upaya pengendalian inflasi melalui sinergi lintas instansi. Hal itu disampaikan Kabag Kebijakan Perekonomian, Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel, Idris, usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Nasional secara virtual di Command Center Kalsel, Banjarbaru pada Senin (6/7/2026).

Dalam rilis pada Selasa (7/7/2026), Idris mengatakan berdasarkan hasil evaluasi nasional, Kalsel tidak lagi masuk dalam 10 daerah dengan tingkat inflasi tertinggi. Meski demikian, angka inflasi daerah masih berada di kisaran 4,7 persen sehingga tetap memerlukan perhatian bersama.

“Alhamdulillah, Kalimantan Selatan saat ini tidak masuk 10 besar daerah dengan inflasi tertinggi. Namun inflasi kita masih sekitar 4,7 persen, sehingga tetap harus menjadi perhatian,” ujarnya.

Menurutnya, Pemprov Kalsel bersama seluruh SKPD terkait, Bank Indonesia, instansi vertikal, dan mitra kerja akan terus memperkuat koordinasi agar laju inflasi dapat ditekan hingga berada di bawah 3,5 persen.

“Kita harus bersinergi dengan seluruh SKPD terkait, Bank Indonesia, dan seluruh mitra kerja untuk mengatasi inflasi yang masih cukup tinggi. Harapannya inflasi Kalsel bisa kembali di bawah 3,5 persen,” katanya.

Selain membahas inflasi, rapat juga menyoroti pendataan kawasan permukiman. Idris menjelaskan, berdasarkan data yang disampaikan Pemprov Kalsel, capaian pendataan sudah memenuhi kriteria yang ditetapkan pemerintah pusat dan berada dalam kondisi yang lebih baik dibandingkan sejumlah daerah lain.

“Data yang diminta pemerintah pusat sudah terpenuhi dan Alhamdulillah posisi Kalimantan Selatan sudah lebih baik dibandingkan sejumlah daerah yang datanya masih belum lengkap,” tutupnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Gelar Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru

21 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Tekan Inflasi, Pemkab Kotabaru Buka Bazar Dagang 2026 Serta Luncurkan KEPO & Kios Jukung Pangan

20 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Kabut Asap Masih Selimuti Jalur Tala-Banjarbaru, Pemdes Gunung Raja Bagikan Masker kepada Pengendara

20 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Polres Tanah Laut Gelar Salat Istisqa, Berdoa di Tengah Kemarau dan Ancaman Karhutla

19 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Wali Kota Banjarmasin Sambut Kajari Baru, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum & Pembangunan Daerah

18 Agustus 2026 - 22:54 WIB

Dispersip Banjar Gelar “Seibu Pertiwi” Meriahkan Hari Jadi & HUT RI ke-81

18 Agustus 2026 - 19:13 WIB

Trending di ADVERTORIAL