Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

HUKUM · 15 Jul 2026 05:22 WIB

Ledakan di MAN 3 Padang, Densus 88 Polri Dalami Motif Terduga Pelaku


 Ledakan di MAN 3 Padang, Densus 88 Polri Dalami Motif Terduga Pelaku Perbesar

Ricek.ID – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri bersama Polda Sumatra Barat terus mendalami kasus ledakan yang terjadi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap penyebab ledakan, motif, serta asal-usul barang yang diduga merupakan bom rakitan.

Juru Bicara Densus 88, Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana, menjelaskan barang yang diduga merupakan bom rakitan pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan sekolah. Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.

“Dari pemeriksaan awal, petugas mengamankan sejumlah barang, antara lain kotak hitam, tas hitam, telepon genggam, petasan, pisau, anak panah, kelereng, baut, dan beberapa barang lainnya,” kata Kombes Pol. Mayndra dalam keterangan resminya.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi kemudian mengamankan seorang pelajar berinisial R (17) yang diduga sebagai pemilik barang-barang tersebut.

“Identitas korban yang disebut sebagai sasaran rencana tindakan berasal dari keterangan pelaku dan masih memerlukan pendalaman. Pelaku juga mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring dan terinspirasi oleh peristiwa bom di SMA Negeri 72 Jakarta pada tahun 2025. Motif tersebut masih dalam proses pendalaman oleh tim penyelidik,” ujarnya.

Kombes Pol. Mayndra menegaskan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh barang bukti yang ditemukan telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan berdasarkan keterangan awal terduga pelaku, perangkat tersebut diduga dirakit secara mandiri menggunakan bahan-bahan yang diperoleh secara daring dan dibuat di rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya. Terduga juga mengaku bergabung dalam sejumlah grup daring yang membahas pembuatan bahan peledak.

“Seluruh pengakuan tersebut masih dalam proses verifikasi dan pendalaman lebih lanjut oleh aparat penegak hukum,” kata Kombes Pol. Mayndra.

Saat ini, Densus 88 bersama Polda Sumatera Barat masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan alat bukti untuk memastikan kronologi, motif, dan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolri Tegaskan Komitmen Berantas Premanisme & Jaga Dunia Usaha

9 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Kapolda NTB Uji Jalur Penonton hingga Sirkuit Menjelang MotoGP Mandalika

9 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Kemkomdigi Pastikan Layanan Telekomunikasi Siap Dukung 200 Ribu Penonton MotoGP Mandalika

9 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemerintah Terbitkan Perpres 27/2026, Pengemudi Ojek Online Dapat Kepastian Hukum & Batas Biaya Platform 8 Persen

9 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Prabowo: Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Bukti Nyata Strategi Hilirisasi Indonesia

8 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Jaga Kepercayaan & Lindungi Investasi

8 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Trending di EKOBIS